Kehadiran Jokowi dalam buka bersama Partai NasDem cukup mengejutkan. Soalnya informasi awal, acara tersebut hanya dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla.
Jokowi datang secara mendadak hanya sekitar lima menit usai kehadiran JK. Ketika memasuki ruangan, mantan Wali Kota Solo itu disambut meriah. Sorak-sorai terdengar dari ratusan anak-anak yatim piatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Jokowi..Pak Jokowi," teriak anak-anak mencoba meraih tangan Jokowi saat melangkah meninggalkan kantor DPP NasDem di Jl Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2016) malam.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) harus 'kerja keras' mengamankan jalan Jokowi yang didampingi Wapres Jusuf Kalla, Ketum NasDem Surya Paloh dan 2 menteri yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan.
Sorak-sorai bahkan tepuk tangan membahana dari anak-anak. Apalagi ternyata Jokowi sudah menyiapkan buku tulis untuk dibagikan ke anak-anak seperti kebiasaan yang dilakukannya.
Anak-anak yang berjejer di sisi kiri dan kanan langsung berebut ketika Jokowi membagikan buku. Buku itu bersampul putih keabu-abuan, dengan cover berisi pesan dari Jokowi: "Ayo..Belajar, Belajar, Belajar.. -Jokowi-".
Pada bagian belakangnya tertulis juga kalimat dari Jokowi: "Membacalah dan bangsa ini akan terhindar dari buta karena ketidaktahuan -Jokowi-".
Jokowi terus tersenyum meski anak-anak saling dorong berebut meraih buku dari tangan Jokowi. Tak ada keluh kesah meski ia harus berdesak-desakan.
Mereka yang mendapat buku dari Jokowi langsung sumringah. Buku-buku dari Jokowi dipamerkan ke anak-anak lain yang memilih tetap duduk, tidak ikut 'berjuang' mengambil buku.
Ekspresi gembira salah satunnya ditunjukkan Fadillah. Memegang erat buku yang didapat, Fadillah yang tinggal di Koja, Jakut, ini mengaku sangat senang bisa bertemu langsung orang nomor satu di Indonesia tersebut.
"Senang banget, senang bisa megang Jokowi dan dapat buku," ujar siswi kelas 2 SMAN 114 Cilincing ini.
Ketum NasDem Surya Paloh mengaku ia mendapat telepon langsung dari Jokowi saat ia memastikan datang. Kehadiran Jokowi ternyata memang sudah direncanakan meski kepastiannya baru ada di menit-menit terakhir.
"Ya iya (Jokowi telepon langsung). Ya biasalah, komunikasi seperti itu. Memang ada rencana, karena hari baik bulan baik, memang rutin," ujar Paloh di lokasi yang sama.
"Setiap tahunnya bulan Suci Ramadan, Pak Jokowi dan Pak JK kemari. Bukan hal yang baru. Kebersamaan. Lancar-lancar saja sama anak-anak," imbuhnya mengakhiri. (ear/dnu)











































