"Kalau di sini bajaj yang dapet banyak ya yang berani nerabas aja. Kalau yang biasa-biasa ya nggak berani. Kan ini banjir rob jadi ya beresiko juga kalo nerabas banjir gini," sebut Nurohim yang ditemui di Muara Baru, Selasa (7/6/2016) sore.
Nurohim mengaku penghasilan dia meningkat tajam. Ini karena dia nekat menerobos rob.
"Ya lumayan naik sampai 50%. Biasanya dapet 70 sampe 100 ribu, ini bisa lebih dari itu. Lumayanlah, tapi ya itu juga harus nekat," tutur dia.
Sebenarnya, Nurohim mengaku, rob bagaimanapun membawa kerugian buat bisnisnya. Terkadang dia mesti memutar agak jauh karena air pasang terlalu tinggi.
![]() |
"Kadang ada yang batalin pesenan juga karena kita naikin harganya. Kan rob," imbuhnya.
Nurohim sudah 10 tahun menjadi sopir bajaj. Dia mengaku baru-baru ini saja rob datang. Dahulu tidak pernah dia merasakan.
"Dulu sih nggak ada ya. Baru sekarang ini kayak gini," tegasnya.
(dra/dra)












































