Pertamina: Pengurangan Takaran di SPBU di Ciputat Modus Baru dan Canggih

Pertamina: Pengurangan Takaran di SPBU di Ciputat Modus Baru dan Canggih

Nathania Riris M Tambunan - detikNews
Selasa, 07 Jun 2016 11:47 WIB
Pertamina: Pengurangan Takaran di SPBU di Ciputat Modus Baru dan Canggih
Foto: SPBU Curang di Ciputat (Muhammad Fida Ul Haq/ Detikcom)
Jakarta - Pihak Pertamina pusat menyebut, hasil audit SPBU 34-12305 di Rempoa, Ciputat, Jakarta Selatan, tidak menemukan adanya kecurangan. Namun ternyata oknum-oknum menggunakan teknologi canggih untuk mengurangi takaran BBM.

"Audit bulan Januari-Mei 2016 itu hasilnya bagus. Tapi ternyata oknum-oknum tersebut menggunakan teknologi canggih untuk mengelabui Pertamina dan kepolisian," ujar General Manager Pertamina Jawa Bagian Barat Jumali dalam jumpa pers mengenai kecurangan takaran BBM di SPBU di Ciputat. Jumpa pers yang juga dihadiri VP Corporate CommunicationWianda Pusponegoro itu bertempat di SBPU Pertamina 31.102.02 di Jl Abdul Muis, Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2016).

Jumpa pers Pertamina (Foto: Nathania/detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jumali, pihaknya akan memperbaiki hal ini. Menurutnya, modus dengan mencurangi takaran dengan remote merupakan baru dan canggih.

"Modus ini memang modus baru, cukup canggih menggunakan remote pengendali jarak jauh dan matching dengan pengecekan kita 4 bulan berturut-turut. Ini artinya dia bisa mengatur kalau mendadak ada pemeriksaan atau sidak ke SPBU-SPBU," ucap dia.

Padahal, lanjutnya, pihaknya telah mengontrol dari semua aspek internal dari Badan Metrologi dan menyewa auditor independen untuk memastikan takaran itu sesuai dengan ketentuan yang ada.

Dengan mengotak-atik dispenser BBM dan memakai alat tertentu, pengelola SPBU 34-12305 di Jalan Raya Pahlawan, Rempoa Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, mengurangi takaran. Konsumen yang membeli 20 liter Pertamax, hanya mendapat 18,6 liter. (nwy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads