BPTJ Cek 107 Bus AKAP di 3 Terminal Jakarta, Hanya 8 yang Laik Jalan

BPTJ Cek 107 Bus AKAP di 3 Terminal Jakarta, Hanya 8 yang Laik Jalan

Nograhany Widhi K - detikNews
Senin, 06 Jun 2016 19:23 WIB
BPTJ Cek 107 Bus AKAP di 3 Terminal Jakarta, Hanya 8 yang Laik Jalan
Foto: Terminal Bus AKAP Kampung Rambutan (Nugroho Tri Laksono/detikcom)
Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mulai melakukan pemeriksaan pada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di 10 terminal di Jabodetabek. Ada 107 bus di 3 terminal di Jakarta yang diperiksa. Hasilnya tak sampai 10% yang laik jalan.

Ramp check bus secara sensus dipimpin langsung oleh Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga beserta jajarannya. BPTJ memeriksa di 3 terminal utama antarkota di Jakarta yakni Pulogadung, Kampung Rambutan dan Kalideres.

Baca juga: BPTJ Minta 10 Terminal Bus Jabodetabek Benahi Servis di Mudik Lebaran 2016

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil ramp check pada Senin (6/6/2016) sebagai berikut:

Terminal Pulogadung hingga pukul 14.00 WIB: dari 55 bus yang diperiksa hanya 3 bus yang laik jalan;
Terminal Kampung Rambutan hingga pukul 13.00 WIB: dari 22 armada bus yang dicek, 2 laik uji, 20 armada lainnya butuh perbaikan; dan
Terminal Kalideres hingga pukul 14.00 WIB, dari 30 bus yang diperiksa, hanya 3 yang laik.

Elly sendiri memimpin pengecekan di Terminal Kalideres. Sesampainya di Terminal Kalideres, Elly langsung memeriksa kesehatan armada AKAP yang sedang parkir menunggu muatan. Salah satu bus yang diperiksa adalah bus Sahabat jurusan Cirebon, terpaksa harus menurunkan kembali para penumpang dan barang bawaannya karena bus tersebut tidak laik jalan. Selain itu bus juga membawa sepeda motor di ruang penumpang dan sangat membahayakan.

"Bus tersebut harus tidak berangkat karena sangat membahayakan penumpang. Tidak ada alat-alat keselamatan, kaca pecah, dan yang fatal yaitu bannya tidak sehat. Ada mur yang patah," kata Elly sebagaimana siaran pers yang diterima detikcom.

Baca juga: Kemenhub akan Sensus Kelaikan Bus di 10 Terminal Jabodetabek Jelang Mudik

Saat ramp check, hal-hal yang diperiksa yaitu sistem penerangan kendaraan, kondisi ban, roda alat kemudi, komponen pendukung, perlengkapan kendaraan bermotor, tanggap darurat dan bagian badan kendaraan. Pengukur kecepatan dan spion, wiper, klakson, sabuk pengaman, ban cadangan, bagian tanggap darurat semua akan dicek.

"Untuk angkutan umum ini harus zero accident, karenanya kita akan cek kesehatan armada angkutan dengan baik," tegas Elly.

BPTJ mulai Senin 6 Juni hingga 24 Juni juga akan melakukan aksi ramp check di 10 terminal guna memastikan keselamatan angkutan Lebaran 2016. Terminal tersebut adalah Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogadung, Terminal Bekasi, Terminal Baranangsiang, Terminal Depok, Terminal Rawamangun, Terminal Poris Plawad, Terminal Pulo Gebang, dan Terminal Pondok Cabe. Aksi ramp check ini juga akan ke area pul-pul bus pariwisata yang armadanya akan dipergunakan untuk angkutan lebaran.

"Saya mau ramp check ini dilakukan serius, tidak sampling. Bus yang akan diperiksa oleh BPTJ adalah bus AKAP aja," kata Elly.

Kegiatan ramp check ini dilaksanakan dalam rangka persiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran Terpadu tahun 2016 (1437 H) yang bertujuan untuk memastikan keselamatan angkutan umum jalan saat lebaran di wilayah Jabodetabek. Selain itu, kegiatan ini juga tentu sebagai wujud peningkatan pelayanan terminal kepada para calon penumpang di masa angkutan lebaran tahun ini. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads