Saat iniseribuan orang terlihat
![]() |
Sejumlah orang terlihat membaca Alquran dengan khusyuk di hall tempat ibadah di Masjid Istiqlal, Jl Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2016). Sebagian yang lain tiduran, ada juga yang memainkan ponselnya. Mereka yang tiduran disediakan tempat khusus di selasar kiri kanan masjid.
Mengaji di Istiqlal |
Mereka terlihat mengenakan kaos, batik dan ada juga yang memakai sarung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pada dasarnya ingin menjaga ketertiban. Tapi kami memberikan tempat di bagian selasar kanan dan kiri saja. Bagi ibu yang membawa balita di bawah umur 7 tahun disarankan masuk ke bagian belakang masjid," kata Wahyono.
Pengelola masjid menyiapkan 100 petugas keamanan yang disebar di penjuru masjid seperti tempat penitipan sepatu, tas dan tempat parkir jemaah. Personel Garnisum juga ditambah untuk memastikan masjid jauh dari gangguan keamanan.
Petugas keamanan berjaga |
Jumlah jemaah yang salat di masjid itu melonjak di awal bulan suci ini. Misalnya saja salat ashar tadi, menurut Wahyono, ada 300-an jemaah yang salat berjemaah. Jumlah ini naik 10 persen dari biasanya.
"Kalau salat tarawih semalam ada 25 ribu orang. Dibanding tahun kemarin lebih banyak jemaahnya. Lantai 1 sampai 4 penuh semua," ucap dia.
Seribuan orang juga telah menempati area untuk berbuka. Mereka duduk-duduk sambil membaca salawat.
Di sana disiapkan takjil berupa kurma dan kotak makanan berisi nasi, ayam, sambel goreng kentang dan air putih.
Pihak Istiqlal menyediakan 3.000 porsi untuk buka bersama. Anggaran diperoleh dari amal jamaah saat salat Jumat dan salat wajib serta sumbangan dari masyarakat.
"Kedubes Emirat Arab menyumbang untuk menyediakan takjil untuk 4 hari berturut-turut," tutur Wahyono.
Jamaah istirahat jelang berbuka |













































Mengaji di Istiqlal
Petugas keamanan berjaga
Jamaah istirahat jelang berbuka