Kapolres Jaktim: Setop Tawuran, Nggak Ada Manfaatnya

Kapolres Jaktim: Setop Tawuran, Nggak Ada Manfaatnya

Ferdinan - detikNews
Senin, 06 Jun 2016 05:44 WIB
Kapolres Jaktim: Setop Tawuran, Nggak Ada Manfaatnya
Pemadaman ruko terbakar di Jatinegara akibat tawuran warga/Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - Tawuran warga di Jakarta terjadi di hari pertama puasa. Dua kelompok warga dari Kampung Pulo dan Bukit Duri saling serang hingga kembang api yang jadi senjata membakar dua ruko di Jl Jatinegara.

Kapolres Jaktim Kombes Agung Budijono meminta warga di wilayahnya menjaga keamanan dan ketertiban. Warga diminta sama-sama mengendalikan diri agar tidak terpancing emosi.

"Masyarakat wajib memahami makna ibadah puasa. Tawuran pasti nggak ada manfaatnya, setop tawuran. Kalau perkelahian judulnya cuma dua, menang jadi arang kalah jadi abu. Nggak usahlah kejadian seperti ini, masyarakat harus bisa mengendalikan diri jangan memancing orang dan tidak usah main kembang api karena kembang api untuk perayaan bukan ibadah," kata Agung saat dihubungi detikcom, Senin (6/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung menegaskan, personel dari Polres Jaktim akan mengoptimalkan patroli saat bulan ramadan. Untuk mencegah terulangnya tawuran, polisi akan memfasilitasi dialog kedua kelompok warga.

"Personel tetap jalan untuk patroli dan kita tengahi dua belah pihak untuk komunikasi supaya tidak tawuran lagi," imbuh dia.

"Kembang api itu kena bagian atap ruko hingga terbakar. Satu ruko awalnya yang terbakar, tapi merembet ke satu ruko lainnya," sebut Agung.

(fdn/fdn)


Berita Terkait