Kapolres Jaktim Kombes Agung Budijono meminta warga di wilayahnya menjaga keamanan dan ketertiban. Warga diminta sama-sama mengendalikan diri agar tidak terpancing emosi.
"Masyarakat wajib memahami makna ibadah puasa. Tawuran pasti nggak ada manfaatnya, setop tawuran. Kalau perkelahian judulnya cuma dua, menang jadi arang kalah jadi abu. Nggak usahlah kejadian seperti ini, masyarakat harus bisa mengendalikan diri jangan memancing orang dan tidak usah main kembang api karena kembang api untuk perayaan bukan ibadah," kata Agung saat dihubungi detikcom, Senin (6/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Personel tetap jalan untuk patroli dan kita tengahi dua belah pihak untuk komunikasi supaya tidak tawuran lagi," imbuh dia.
"Kembang api itu kena bagian atap ruko hingga terbakar. Satu ruko awalnya yang terbakar, tapi merembet ke satu ruko lainnya," sebut Agung.
(fdn/fdn)










































