Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari PT KCJ, Minggu (5/6/2016), lonjakan penumpang merupakan hal yang biasa terjadi di beberapa stasiun jelang Ramadan.
"Dalam beberapa waktu belakangan ini, terutama pada akhir pekan, jumlah penumpang meningkat jelas di Stasiun Tanah Abang, Bogor, dan Jakarta Kota," kata Manager Komunikasi PT KCJ Eva Chairunnisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut data peningkatan jumlah penumpang di 3 stasiun tersebut selengkapnya:
1. Stasiun Tanah Abang: 136.214 penumpang (meningkat 32,8% dibanding akhir pekan biasanya)
2. Stasiun Bogor: 117.412 penumpang (meningkat 7,7%)
3. Stasiun Jakarta Kota: 65.408 penumpang (meningkat 27%)
PT KCJ telah menambah petugas pengamanan masing-masing 24 orang di ketiga stasiun menanggapi lonjakan penumpang yang terjadi. Jumlah tersebut di luar jumlah petugas yang memang bertugas rutin.
"Sementara untuk petugas pelayanan, di Stasiun Tanah Abang telah kami siapkan 16 orang dari biasanya delapan petugas. Di Stasiun Jakarta Kota, jumlah petugas yang biasanya sepuluh orang kami tambah menjadi 16 orang. Di Stasiun Bogor kami menambah lima personil menjadi 15 orang untuk hari ini," tutur Eva.
Selain itu, telah disiapkan pula mobile point of sales (POS) di ketiga stasiun tersebut. Di Stasiun Tanah Abang kami menyiapkan dua tambahan mobile POS, di Stasiun Bogor tersedia tiga mobile POS, dan empat mobile POS di Stasiun Jakarta Kota.
"PT KCJ optimis pelayanan pengguna KRL selama bulan puasa dan liburan idul fitri tahun ini akan berjalan semakin baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berdasarkan usaha KCJ yang telah menambah jumlah perjalanan KRL, memperpanjang rangkaian KRL, serta perbaikan terus menerus dalam hal pelayanan pengguna," pungkas Eva. (rna/fdn)











































