Kapolda NTB Brigjen Umar Septono menegaskan akan mem-blacklist pihak penyelenggara tersebut. Karena menurutnya Polda NTB merasa telah dibohongi.
"Perizinan itu kan pameran mobil. Dia menyalahkan izin. Sampai sekarang dia (pihak EO) lempar-lemparan dengan yang di lapangan itu. Kita merasa telah dibohongi karena izin kan dari Polda NTB," kata Brigjen Umar Septono usai mengikuti lomba lari jelang Ramadan di Islamic Center, Jalan Udayana, Mataram, NTB, Minggu (5/6/2016).
"Untuk itu kita akan blacklist itu EO-nya. Jadi dia tidak bisa minta izin ke kami soal acara. Karena kegiatan itu (car wash dance) dia tidak infokan ke kami. Kami juga kaget," lanjutnya.
Umar pun mengimbau agar pihak EO yang akan menyelenggarakan acara benar-benar mencantumkan secara rinci kegiatan yang akan mereka lakukan. "Jadi kami bisa mengetahui dan bila tak sesuai, rinciannya bisa ada yang kami coret," ucap Umar.
Sampai saat ini EO pameran mobil modifikasi dan juga pihak mal sedang dimintai keterangan oleh Polres Mataram. Hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh polisi. (yds/bag)











































