Sidang itu akan digelar di Gedung Kementerian Agama Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Sidang diawali dengan pemaparan hasil penglihatan posisi hilal dari seluruh wilayah Indonesia dan seluruh dunia.
"Diawali dengan mendengarkan laporan dari sejumlah petugas Kemenag yang ditugaskan di titik-titik tertentu untuk melihat hilal apakah ada yang melihat atau tidak," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di rumah dinasnya, Komplek Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (4/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman menjelaskan, sidang isbat akan dihadiri oleh para ulama, para kiai, perwakilan ormas-ormas Islam dan perwakilan negara-negara sahabat, juga akademisi, para ahli ilmu falaq, astronomi dan lainnya.
"Semua ormas-ormas Islam kita undang seluruhnya," ujarnya.
Ditambahkannya, ada lebih 30 titik tempat yang akan melihat hilal. Baik di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
"Di Jakarta itu di Tanjung Priok biasanya," katanya.
Menurut perhitungan hisab, Lukman memaparkan, satu Ramadan jatuh pada Senin (6/6/2016) besok. Namun, pemerintah selalu memiliki tradisi bahwa hasil perhitungan hisab harus dikonfirmasi kembali melalui rukyat melihat hilal.
"Supaya kedua metode ini kita lakukan bersama-sama untuk saling melengkapi dan menyempurnakan," ujarnya. (idh/dra)











































