Roy Bantah Cekal Penggerak Pembaharuan PDIP Hadiri Kongres
Senin, 21 Mar 2005 16:37 WIB
Bali - Panitia Kongres II PDI Perjuangan membantah telah mencekal motor penggerak pembaharuan PDIP, yakni Arifin Panigoro, Kwik Kian Gie dan calon Ketum Guruh Soekarnoputra untuk menghadiri kongres.Hal ini disampaikan Ketua Panitia Nasional Kongres II PDIP Roy BB Janis usai rakor dan pemantapan di Ina Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Senin, (21/3/2005)."Gerakan pembaharuan, Kwik, Arifin dan Guruh dicekal itu isu, tidak akan saya tanggapi. Saya pikir siapa pun yang berhak hadir akan diundang," katanya.Saat ditanya, apakah ketiganya ikut diundang untuk menghadiri kongres, Roy hanya mengatakan, "Pokoknya siapa yang berhak hadir wajib kita undang, tetapi kita lihat kriteria, yaitu yang mendasar kalau anggota DPR masing-masing ketua Poksi dan sekretaris Poksi. Otomatis di luar itu karena kapasitas yang sangat terbatas kita pertimbangkan tidak diundang."Mengenai pernyataan Kwik Kian Gie yang mengaku hingga kini belum menerima undangan, Roy mengatakan, sebagai Ketua DPP dia juga belum menerima undangan kongres termasuk pengurus DPP lainnya."Mungkin Pak Kwik belum terinformasikan saja. Undangan setiap saat sudah melekat, jadi DPP otomatis tidak diundang sudah hadir tapi kalau mereka mau ke Bali mau lihat-lihat kongres dari jarak tidak terlalu dekat boleh-boleh saja," ujarnya mencoba berkelakar.Roy juga membantah pihaknya telah membatasi undangan. Menurutnya, terbatasnya undangan bukan karena faktor politis tapi karena faktor teknis yaitu kapasitas ruangan yang tidak memadai. Seperti diketahui daya tampung kongres sekitar 1.400-an. Peserta yang akan hadir 1.843 orang, di mana biaya akomodasi peserta ditanggung sendiri.
(umi/)











































