Heru Budi Hartono: Saya Teguh Berpasangan dengan Ahok

Heru Budi Hartono: Saya Teguh Berpasangan dengan Ahok

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Jumat, 03 Jun 2016 17:14 WIB
Heru Budi Hartono: Saya Teguh Berpasangan dengan Ahok
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kabar PNS DKI Heru Budi Hartono mundur dari pencalonan di Pilgub 2017 bersama Basuki T Purnama (Ahok) lewat jalur independen kian santer berhembus. Seakan menepis kabar miring tersebut, Heru dengan tegas menyatakan dirinya tetap teguh berpasangan dengan Ahok.

"Enggak (ragu), tetap teguh," ujar Heru saat ditanya apakah dirinya ragu berpasangan dengan Ahok, Jumat (3/6/2016).

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pria yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI ini sempat memberi jawaban mengambang perihal kelanjutannya menjadi cawagub pendamping Ahok. Heru sempat terlihat tidak mantap soal langkah politiknya bersama calon petahana di Pilgub DKI 2017 mendatang.

"Ya kita lihat perkembangan. Tanya Pak Ahok," kata Heru saat ditanya persiapannya maju Pilgub DKI dengan Ahok, Senin (30/5) lalu.

Baca Juga: Mantap Maju Jadi Cawagub DKI? Heru: Lihat Perkembangan

Ahok menepis kabar Heru urung maju mendampinginya di Pilgub DKI 2017. Meski demikian, Ahok sempat bercanda soal Heru. Ahok berseloroh Heru membuka peluang untuk Djarot kembali menjadi cawagub DKI mendampinginya. Canda ini yang membuat munculnya spekulasi Heru akan mundur.

Sejak itu pun isu batalnya Heru jadi pendamping Ahok menjadi buah bibir. Sebab Ahok seolah membuka pintu rujuk kembali dengan Djarot yang notabenenya merupakan kader PDI Perjuangan.

Baca Juga: Ahok Menepis Kegalauan

Padahal dukungan KTP untuk pasangan Ahok-Heru sudah melebihi syarat minimal. Per hari ini dukungan untuk keduanya sudah tembus angka 928.800 KTP. Teman Ahok pun yakin KTP dukungan akan tembus 1 juta dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Tutup Kemungkinan Duet dengan Djarot, Ahok: Heru Tak Akan Mundur!

Meski muncul berbagai spekulasi, namun hari ini Ahok kembali menegaskan Heru tidak akan mundur dari pencalonan bersamanya. Ahok menyebut Heru akan menanggalkan status PNS-nya apabila jumlah KTP dukungan untuk mereka sudah mencapai sejuta.

"Saya suruh tunggu KTP kekumpul dulu. Kalau enggak kekumpul, saya enggak mau," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari ini. (aws/tor)


Berita Terkait