Saat Perusahaan di Riau dan Masyarakat Peduli Api Bersiap Melawan 'Musim' Asap

Saat Perusahaan di Riau dan Masyarakat Peduli Api Bersiap Melawan 'Musim' Asap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 03 Jun 2016 17:09 WIB
Saat Perusahaan di Riau dan Masyarakat Peduli Api Bersiap Melawan Musim Asap
Foto: Chaidir Anwar T/detikcom
Pekanbaru - Diperkirakan bulan Juni musim kemarau akan memasuki wilayah Riau. Kebakaran hutan dan lahan mengancam. Untuk mengantisipasi, Astra Agro Group di Riau membentuk tim reaksi cepat cegah kebakaran lahan.

Tim Reaksi Cepat dan Masyarakat Peduli Api bersama tim perusahaan perkebunan sawit Astra Agro Lestari mempersiapkan segala peralatan untuk melakukan pemadaman.

Persiapan ini dilaksanakan di lahan perkebunan sawit PT Sari Lembah Subur, anak perusahaan Astra Argo di Kecamatan Pangkalan Lesung, dan Kecamatan Kerumutan di Kabupaten Pelalawan Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim yang kita bina tentunya tetap bekerjasama dengan TNI/Polri dalam rangka sama-sama mencegah kebakaran lahan yang sering sekali terjadi di Riau," kata Dept Head Protection Fire PT Astra Argo Lestari Tbk, Ahmad Wahyudi kepada detikcom, Jumat (3/6/2016).

Dalam mengantisipasi ini, perusahaan menyediakan sejumlah peralatan seperti, portable pump robin 45 unit, materil foam 2.000 liter. Selain itu pihak perusahaan juga membangun 9 menara pantau, 2 unit mini drone, 9 posko. Di samping itu juga membuat embung dan sekat kanal untuk persiapan air di musim kemarau.

"Untuk pencegahan itu, kita juga memperbaiki infrastruktur dan tata kelola air yang baik. Pembuatan akses jalan dirasa perlu dilakukan terutama pada lahan yang sulit ditempuh. Tata kelola air dengan membuat embung dan kanal sebagai antisipasi bila kesulitan air," kata Ahmad.

Foto: Chaidir AT/detikcom

Prioritas pencegahan ini, terutama di wilayah kerja perusahaan yang berbatasan dengan dengan hutan. Wilayah perbatasan ini, merupakan paling rawan terjadinya kebakaran lahan.

"Karenanya, setiap bulannya, pihak perusahaan menggandeng Masyarakat Peduli Api dari warga desa untuk diberikan pelatihan dalam upaya penanggulangan kebakaran lahan," jelasnya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kab Pelalawan, Syamsul Anwar mengatakan, pihak mengapresiasi pihak perusahaan yang telah mengintegrasikan program pencegahan kebakaran lahan.

"PT Sari Lembah Subur adalah satu-satunya perusahaan yang telah mengintegrasikan program pencegahan kebakaran lahan ke dalam dokumen Amdal. Itu artinya, kegiatan pencegahan dan penanganan kebakaran lahan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan perkebunan di perusahaan," tutup Syamsul. (cha/try)


Berita Terkait