Panglima TNI dan Menko Polhukam Rapat Bahas Operasi Tinombala

Jurig Lembur - detikNews
Jumat, 03 Jun 2016 16:09 WIB
Foto: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo datang ke kantor Kemenko Polhukam (M Iqbal/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan siang ini menggelar rapat membahas tentang Operasi Tinombala untuk memburu kelompok Santoso di Poso, Sulawesi Tengah. Rapat dihadiri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Rapat ini dalam jadwal diagendakan dimulai pukul 13.30 dengan tema 'penyelesaian Poso secara Holistik'. Beberapa pejabat tampak hadir di kantor Luhut, yaitu Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Wamenkeu Mardiasmo, Mendkibud Anies Baswedan dan beberapa jenderal TNI dan Polri.

Belum diketahui apakah nama-nama lain seperti Anies Baswedan dan Wamenkeu Mardiasmo juga ikut dalam rapat membahas tema yang sama dengan Luhut. Pertemuan itu berlangsung tertutup dan memang banyak pejabat yang datang menemui Luhut untuk agenda berbeda-beda.

Di antara yang sudah menemui Luhut ada Mendagri Tjahjo Kumolo dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. Semua pertemuan di kantor Luhut berlangsung tertutup. Rapat yang dihadiri Panglima TNI itu kemudian dikonfirmasi oleh pihak Kemendagri yang juga ikut rapat, yakni Direktur Jenderal Politik Pemerintah umum Kemendagri Sudarmo. Dia membenarkan rapat membahas Operasi Tinombala.

"Perpanjangan operasi (Tinombala)," ucap Sudarmo.

Hingga pukul 15.55 WIB, Panglima TNI masih berada di dalam kantor Luhut.

Sementara di tengah-tengah rapat itu, sekitar pukul 15.10 WIB beberapa pimpinan ormas dan purnawirawan TNI juga tampak datang ke kantor Luhut. Mereka sebelumnya sedang apel bersama dalam aksi menolak gerakan komunis yang digelar di Istana Merdeka.

Di antara yang hadir adalah pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq, Letjen (Purn) TNI Kiki Syahnarki, Mayjen (Purn) Kivlan Zein, aktivis Alvian Tanjung, dan lainnya. Pertemuan hingga hari ini masih berlangsung.

Baca juga: Demo di Istana, Habib Rizieq, Kivlan Zein Dkk Sambangi Kantor Luhut (miq/hri)