Ahok mengaku hingga saat ini masih menjalin komunikasi dengan PDIP. Namun dia menegaskan, komunikasinya tak akan mengubah pendirian maju lewat jalur independen.
"Kalau diusung parpol, itu yang saya bilang sedikit tidak enak sama Teman Ahok yang sudah berjuang setengah mati," ujar Ahok saat diwawancara di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (3/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya, saya bilang, saya lebih memilih Teman Ahok. Enggak enak kan, orang sudah berjuang setengah mati. Dari awal kan saya sudah tahu PDIP kasih, dan saya juga bilang ke Teman Ahok kalau dapat satu juta (KTP dukungan) ya sudah, berarti kalian berjuang benar, saya ikut, enggak keluar biaya. Sebenarnya dari dulu juga sudah dapat (dukungan PDIP)," jelas Ahok.
Bahkan, kata Ahok, jika dulu dia memilih diusung PDIP, maka dia tidak perlu lagi menjalani proses fit and proper test. "Pasti dong. Kan saya sudah seperti bagian dari PDIP dari dulu. Ini kan Bu Mega punya hak prerogatif," katanya.
Hingga saat ini, dilihat di akun @TemanAhok, KTP yang terkumpul hingga Rabu (1/6) lalu, diklaim sebanyak 923.793 ribu KTP. Artinya, untuk memenuhi syarat 1 juta KTP dari Ahok, Teman Ahok tinggal mengumpulkan 76.207 KTP lagi. (rjo/tor)










































