DPR Pilih Opsi Kelima, Minta Kenaikan BBM Ditinjau Lagi

DPR Pilih Opsi Kelima, Minta Kenaikan BBM Ditinjau Lagi

- detikNews
Senin, 21 Mar 2005 15:45 WIB
Jakarta - Rapat Paripurna DPR mengenai kenaikan BBM akhirnya memutuskan memilih opsi kelima dari lima opsi yang ditawarkan sebagai sikap dewan atas kebijakan pemerintah itu.Dalam opsi itu disebutkan DPR berpendapat pemerintah perlu meninjau kembali Peraturan Presiden (Perpers) No. 22 Tahun 2005 tentang Kenaikan Harga BBM melalui pembahasan APBNP 2005 bersama DPR.Dalam sidang itu, sebanyak 297 anggota dewan menyatakan memilih opsi kelima ini. Sbagian besar dari Fraksi Partai Golkar, Fraksi PPP, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKS, Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi, dan Fraksi Partai Bintang reformasi.Sedangkan dua frakksi lainnya Fraksi PAN dan Fraksi Partai Damai sejahtera memilih opsi keempat yang menyatakan, DPR menolak PP No. 22 Tahun 2005 tentang Kenaikan Harga BBM dan pemerintah perlu meninjau kembali melalui pembahasan pada komisi VII, XI dan Panitia Anggaran.Kecewa dan KagetSementara dua fraksi lainnya, FPDIP dan FKB memilih melakukan aksi walkout. Putusan sidang ini dibacakan oleh Zainal Maarif selaku Wakil Ketua DPR dan rapat ditutup pukul 15.15 WIB.Sementara itu mahasiswa yang menyaksikan jalannya rapat dari atas balkon mengaku kecewa dengan sikap dewan tersebut.Ketua umum BEM UNJ Hariayadi menyatakan, dia kecewa dan kaget atas keputusan yang diambil DPR mengenai kenaikan harga BBM."Kami sangat kecewa dan kaget atas hasil keputusan dari DPR. Hal ini terbukti sangat jelas bahwa setelah diundurnya rapat paripurna setelah dua minggu telah terjadi deal-deal politik diantara anggota dewan. Kami juga sangat menyesalkan sikap anggota dewan yang tidak tegas, terutama Fraksi PKS yang selama ini menyatakan sebagai pembela wong cilik," paparnya. (umi/)


Berita Terkait