Rusuh di Lapas Gorontalo, Penganiaya Bripda Kurniawan Terancam 5 Tahun Bui

ADVERTISEMENT

Rusuh di Lapas Gorontalo, Penganiaya Bripda Kurniawan Terancam 5 Tahun Bui

Idham Kholid - detikNews
Kamis, 02 Jun 2016 16:17 WIB
Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto (Foto: Idham Kholid/detikcom)
Jakarta - Polisi menahan seorang napi berinisial EEN terkait kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Bripda Muhammad Kurniawan Noho. EEN terancam hukuman 5 tahun penjara atas perkara tersebut.

"Kepada tersangka, disangkakan pasal penganiyaan, dan pengeroyokan, dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun," kata Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2016).

Pengeroyokan dan penganiyaan yang berujung pada kerusuhan itu terjadi pada Selasa (31/5/2016) hingga Rabu (1/6/2016) dini hari. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan polisi.

"Barang bukti yang ditemukan cukup banyak, pisau, parang, tombak, gunting, ada juga banyak benda keras lainnya," sambungnya.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso mengatakan EEN saat ini ditahan dan diperiksa di Mapolda Gorontalo.

"Belum (ditetapkan tersangka), masih dalam pemeriksaan. Memang akan ditetapkan tersangka. Namun ada proses yang harus dilalui. Yaitu tes kesehatan dan tes urine karena yang bersangkutan diduga menggunakan narkotika," ujarnya melalui sambungan telepon.

"Jadi kita mengacu kepada prosedur yang harus dijalankan. Besok setelah dites akan dilakukan BAP. Dari sana baru akan ditetapkan tersangka," tambahnya. (idh/hri)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT