Mendagri Janji Tak Akan Ubah Anggaran Pilkada
Senin, 21 Mar 2005 15:02 WIB
Jakarta - Mendagri M Ma'ruf menegaskan, tidak akan mengubah anggaran untuk pelaksanaan Pilkada yang masih berkisar pada angka Rp 1,25 triliun.Hal ini disampaikan Ma'ruf usai menghadiri Munas Pemkab se-Indonesia di Hotel Sahid, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Senin, (21/3/2005)."Untuk pelaksanaan Pilkada tidak ada pengurangan anggaran, tapi hanya melakukan beberapa revisi yang disesuaikan dengan kegiatan Pilkada seperti sosialisasi di masyarakat, baik melalui iklan surat kabar, leaflet atau booklet," kata Ma'ruf.Dia lalu menjelaskan, dari total perkiraan anggaran Pilkada yang diajukan Depdagri ke DPR sebesar Rp 1,25 triliun. Pihak Komisi II dan Panitia Anggaran DPR hanya menyetujui Rp 929 miliar.Meski demikian, Ma'ruf berharap antara Depdagri dan Panitia Anggaran DPR bisa segera membahas dan memproses anggaran tersebut. "Dalam waktu singkat kita berharap cepat selesai karena daerah sudah menunggu," kata dia.Mengenai daerah pemekaran yang diminta ditunda untuk pelaksanaan Pilkada, Ma'ruf menjelaskan, esensi dari penentuan jadwal adalah hak dari KPUD. Depdagri tidak ikut campur dalam menentukan penjadwalan."Kita hanya ancer-ancer sekian hari, KPUD yang menentukan. Kita tahu kemampuan daerah itu tidak sama, tentu saja yang mana pun yang mereka tentukan ada dalam kerangka atau koridor itu. Kalau mereka sudah siap mereka harus benar-benar siap menjalankannya," kata Ma'ruf.Ma'ruf menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari daerah-daerah yang berinisiatif menunda pelaksanaan Pilkada. Saat ini pihaknya justru sudah menerima laporan dari daerah-daerah yang siap melaksanakan Pilkada."Lebih dari 45 pemkab sudah menentukan jadwal Pilkada. Laporan itu menunjukkan keseriusan daerah untuk mensukseskan Pilkada," katanya.
(umi/)











































