"Sementara diduga bunuh diri. Dugaan sementara karena depresi," ujar Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Teguh Nugroho kepada detikcom, Rabu (1/6/2016).
Menurut keterangan saksi-saksi, ada beberapa hal yang mengindikasikan korban gantung diri karena depresi. Salah satunya ada keluhan sering mengalami sakit kepala.
"Kemudian korban memiliki beban perkuliahan karena nilainya anjlok dan korban ini tertutup terhadap lingkungan sosial," imbuhnya.
Sementara dari hasil olah TKP ditemukan fakta-fakta, salah satunya kondisi korban saat ditemukan memiliki kesamaan dengan ciri-ciri orang yang gantung diri.
"Adanya keluar air seni dan juga kotoran. Kemudian keadaan pintu kamar juga terkunci dari dalam," tambahnya.
Sementara pihak keluarga juga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi.
Korban ditemukan tewas dengan terjerat tali di almari kamar kosnya di Beji, Depok, pada Selasa (31/5) kemarin. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan kos. (mei/aan)











































