"Nanti kami mengundang para tokoh agama, ulama, ahli ilmu falak, astronomi dan sebagainya untuk melihat posisi hilal pada saat itu," ucap Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin usai menghadiri acara peringatan Hari Pancasila dan peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6/2016).
Saat sidang isbat berlangsung, Lukman menjelaskan, pihaknya akan menerima laporan dari para petugas yang ditugaskan di sejumlah titik di seluruh wilayah tanah air untuk memantau hilal. Setelah mendapatkan laporan dari tim pemantau hilal, menurut Lukman, nantinya sidang isbat akan menentukan keputusan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman berharap pelaksanaan sidang isbat pada 5 Juni 2016 mendatang berlangsung lancar. Sehingga setelah itu pemerintah bisa menentukan dan mengumumkan 1 Ramadan.
"Mudah-mudahan nanti ada yang melihat hilal," kata Lukman.
Soal kemungkinan apakah Ramadan tahun ini ada perbedaan permulaan puasa, Lukman menolak berspekulasi. "Tentu saya tidak bisa menjawab karena kita menunggu sidang Isbat dan pada 5 Juni sore nanti itu posisi hilal ada di mana. Apakah kemungkinan untuk rukyat atau tidak," ujar Lukman. (bbn/dra)











































