Di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Rabu (1/6/2016), Megawati di awal sambutannya begitu semangat menyampaikan catatan sejarah Bung Karno terkait lahirnya Pancasila.
"Hari bersejarah 71 tahun lalu dalam sidang BPUPKI di bawah pengawasan ketat tentara, Bung Karno membacakan pidato penting yang disebut lahirnya Pancasila, tepatnya 1 Juni," kata Mega.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mega, pidato Bung Karno itu berisi filosofi, pikiran yang sedalam-dalamnya. Bung karno menyatakan bahwa bukan dirinya yang menemukan Pancasila. Namun tidak dapat dipungkiri persepsi Pancasila hasil pergulatan Bung Karno sejak muda.
"Buah perenungan atau perjuangan berpuluh-puluh tahun, juga hasil kontemplasi di Ende (NTT-red)," tegas Mega.
Bung Karno juga menegaskan bahwa Pancasila adalah dasar negara. Rakyat Indonesia mencatat bahwa Bung Karno telah memperjuangkan pancasila jadi ideologi dunia, dan disampaikan resmi di Sidang PBB.
"Tanpa pidato Bung Karno pasti tidak akan ada pancasila, tidak ada untaian sejarah dunia yang saya sampaikan di atas. Tanpa Pancasila tidak akan ada NKRI bahkan telah terbukti Pancasila bukan hanya ideologi pemersatu sejarah bangsa. Pancasila ideologi alternatif dalam menghadapi konflik dunia," urai dia.
(avn/dra)











































