Upacara digelar di kantor Kementerian Dalam Negeri jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Mendagri Tjahjo memimpin upacara yang pesertanya adalah para PNS di jajaran Kemendagri.
Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi hadir dalam upacara ini. Upacara ini mengusung tema Bulan Bung Karno. Slogan Ir Soekarno tertulis di tembok gedung tempat dilaksanakannya upacara bendera. Slogan itu berbunyi, " bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upacara bendera 1 Juni dihadiri PNS Kemendagri (Foto: Yulida/detikcom) |
Pesan yang dimaksud Tjahjo berbunyi 'Jikalau bangsa Indonesia ingin supaya Pancasila yang saya usulkan itu, menjadi satu realiteit, yakni jikalau kita ingin hidup menjadi satu bangsa, satu nationaliteit yang merdeka, ingin hidup sebagai anggota dunia yang merdeka, yang penuh dengan perikemanusiaan, ingin hidup di atas dasar permusyawaraan, ingin hidup sempurna dengan sociale rechtvaardigheid, ingin hidup dengan sejahtera dan aman- janganlah lupa akan syarat untuk menyelenggarakannya, ialah perjuangan, perjuangan dan sekali lagi perjuangan'.
Tjahjo menyebut hadir dalam upacara ini ada beberapa anggota TNI dan Polri. Mereka telah menerapkan ideologi pancasila dan ketahanan negara. "Mari seluruh bangsa memperteguh sikap apakah itu masyarakat, parpol, ormas, TNI, Polri, dan semuanya harus berani meneguhkan sikap dan prinsip siapa kawan siapa lawan pada kelompok- yang ingin mengganti Pancasila itu lah lawan kita," ujar Tjahjo.
Menurut Tjahjo Pancasila telah menjadi norma fundamen, filsafat, pikiran yang sejernih-jernihnya, jiwa, serta hasrat sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan pembangunan Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi.
Pancasila digunakan sebagai dasar yang diperlukan sebagai syarat agar bisa mengklaim diri sebagai sebuah negara merdeka.
"Dalam kedudukan yang demikian, Pancasila telah menjadi roh yang membimbing arah perjuangan mencapai Indonesia yang merdeka dan berdaulat penuh. Tapi lebih dari itu, Pancasila telah menjadi bintang penuntun bagi bangsa ini dalam mengarungi masa depan yang masih jauh membentang di hadapan berlapis-lapis generasi yang akan datang," ujar Tjahjo.
Pancasila juga sekaligus berfungsi sebagai alat efektif yang mempertautkan bangsa yang ber-Bhinnekaikaan yang kokoh. Pancasila juga menjadi magnet agar mempersatukan bangsa dan saling menerima kemajemukan sebagai anugerah. (aan/aan)












































Upacara bendera 1 Juni dihadiri PNS Kemendagri (Foto: Yulida/detikcom)