"Sampai hari ini kita targetkan dapat menyelesaikan sertifikasi tanah wakaf di Jawa Timur 1.000 sertifikat, tapi sudah kita serahkan 1.290 sertifikat untuk di Jawa Timur," kata Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan di sela acara Launching Gerakan nasional Wakaf uang sejuta nahdliyin dan Penyerahan 1000 sertifikat tanah wakaf badan hukum Nahdlatul Ulama di Empire Palace Surabaya, Selasa (31/5/2016).
Ferry menerangkan, kerjasama antara BPN, PBNU dan pemerintah daerah yakni melakukan proses percepatan dan kemudahan dengan fasilitas khusus untuk tanah-tanah wakaf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi NU eksistensi organisasi masyarakat seperti NU, yang tetap menjaga marwah dan semangat eksistensi menjaga ke-Indonesia-an.
"NU punya peran dan sejarah dalam berdirinya negeri ini, menjaga keberlangsungan negara, menjaga kesatuan negara. Mereka dalam hal ini misalnya tanah-tanah untuk fasilitas rumah ibadahnya, pondok pesantrennya, madrasah, negara harus hadir dan memastikan sebuah kemudahan," ujarnya.
Ferry mengatakan, penyerahan sertifikasi tanah wakaf warga nahdliyin (NU) ini yang pertama kalinya. Untuk ke depan, PBNU, PWNU Jatim dan BPN Jatim akan melakukan supervisi ke PWNU-PWNu di daerah lainnya.
"Supervisinya seperti apa sih, apa syarat-syaratnya dan bagaimana pengurusannya. Pengalaman-pengalaman ini akan ditularkan ke daerah-daerah lain," jelasnya.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPN Ferry atas terobosannya dan mendukung Revolusi Mental yang didengungkan Presiden Jokowi.
"Saya sangat terharu dan terima kasih kepada Menteri ATR/BPN akan dicatat dalam sejarah. Terobosan ini namanya revolusi mental yang sering didengungkan oleh Presiden Jokowi, dengan memberikan kemudahan sertifikasi tanah wakaf gratis," terangnya.
Said mengakui, kebanyakan orang NU dulu wakaf itu lillahita'alah ikhlas nggak pakai surat-suratan, sehingga bisa saja terjadi tanah itu hilang atau pindah tangan.
"Sekarang dengan adanya sertifikasi tanah ini, kita jaga aset-aset wakaf NU yang dimulai dari Jawa Timur, dan insyaAllah akan dikembangkan ke daerah-daerah lain," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan, pemerintah siap memberikan support bagi kemudahan proses sertifikasi tanah milik warga NU. "Banyak yang kita support," terang Soekarwo.
"Saya akui bahwa support dari pemerintah daerah saya kira luar biasa. Menegaskan soal aspek kesejarahan dan kepastian bahwa tanah itu milik warga NU. Walaupun tidak ada alasan formalnya, tapi dengan pengakuan dari pemerintah daerah itu menjadi modal (proses sertifikasi)," tambah Menteri Ferry. (roi/try)











































