Oknum Pasukan Oranye Curi Komputer Kelurahan, Ahok: Pecat, Penjarakan!

Oknum Pasukan Oranye Curi Komputer Kelurahan, Ahok: Pecat, Penjarakan!

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 31 Mei 2016 14:23 WIB
Oknum Pasukan Oranye Curi Komputer Kelurahan, Ahok: Pecat, Penjarakan!
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Salah seorang oknum pasukan oranye alias Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dicokok polisi karena diduga maling komputer dan memukul orang. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tegas menyikapi. Oknum itu berinisial S dan bertugas di Kelurahan Gandaria Utara, Jaksel.

Ahok mengaku belum terlalu mendalami peristiwa kriminil itu. Namun bila benar bahwa anggota pasukan oranye berbuat demikian, pemecatan harus dilakukan.

"Kalau ada, harus dipecat," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (31/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menjelaskan, perekrutan PPSU dilakukan langsung secara individual kepada yang bersangkutan. Maka bila ada personel yang berbuat tak benar, maka pemecatan bisa langsung dieksekusi. Bila berbuat pidana, maka oknum itu bisa langsung diproses hukum.

"Sekarang itu enaknya kita kontrak individual. Begitu ada kasus, kita pecat, langsung cabut semua, masukin ke penjara," kata Ahok.

Kunci pengawasan pasukan oranye ada di lurah dan PNS yang menaungi mereka. Soalnya lurah dan PNS terkaitlah yang memerintahkan kerja pasukan oranye.

Namun Ahok mengaku kesulitan untuk melakukan langkah preventif untuk mencegah masuknya orang-orang berpotensi kriminal ke PPSU. Soalnya, tindakan melanggar hukum memang bisa ditemui di mana-mana, dari kalangan kelas pekerja hingga pejabat.

"Memang susah. Orang PNS, pejabat saja juga ada yang maling. Ya enggak bisa," kata Ahok. (dnu/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads