Polisi Semarang Antisipasi Tindak Pidana dan Joki di SBMPTN

Polisi Semarang Antisipasi Tindak Pidana dan Joki di SBMPTN

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 31 Mei 2016 08:45 WIB
Polisi Semarang Antisipasi Tindak Pidana dan Joki di SBMPTN
Foto: Baban Gandapurnama
Jakarta - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) digelar hari ini salah satunya di Universitas Diponegoro (Undip), Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Pihak kepolisian sudah sejak pagi melakukan pengamanan mencegah tindak kejahatan termasuk berkoordinasi dengan panitia terkait joki tes.

Kapolsek Tembalang, Kompol Ibnu Bagus Santoso mengatakan ada 68 personel Polsek Tembalang yang disebar di berbagai titik di kawasan Undip untuk keamanan dan mengatur lalu lintas.

"Ini sudah apel dari jam 06.00 WIB. Ada 68 personel anggota Polsek tembalang. Di lokasi Undip Penempatan 8 titik termasuk untuk mengatur lalulintas," kata Ibnu kepada detikcom, Selasa (31/5/2016) pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi pencurian kendaraan dan modus pecah kaca. Selain itu kepolisian juga berkoordinasi dengan panitia untuk antisipasi ada joki di SBMPTN.

"Koordinasi kami dengan rektorat nanti usut kalau ada keterlibatan joki. Kami sifatnya menerima arahan dari rektorat," tandasnya.

SBMPTN akan dimulai pukul 08.45 WIB, namun kepadatan di kawasan Undip sudah terjadi sejak pukul 07.00 WIB. Kepadatan kendaraan sudah mengular dari Jalan Prof Sudarto sampai jembatan Tol Tembalang.

"Di patung Diponegoro itu nanti crowded karena lampu hijaunya sebentar, akan ada sistem tarik. Kita dibackup Polrestabes Semarang," tandasnya.

Diketahui Undip dalam panitia lokal 42 bersama tiga universitas lainnya yaitu Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Tidar magelang. Jumlah pesertanya yaitu 36.051 orang. (alg/aws)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads