Sikap Golkar Soal BBM Tak Terpengaruh Lima Opsi

Sikap Golkar Soal BBM Tak Terpengaruh Lima Opsi

- detikNews
Senin, 21 Mar 2005 12:34 WIB
Jakarta - Ketua Fraksi Partai Golkar Andi Mattalata menegaskan, meski FPG akan membahas lima opsi soal kenaikan BBM, sikap FPG tidak akan berubah."Intinya Partai Golkar akan tetap memilih seperti sikap awal," kata Mattalata di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin, (21/3/2005).Sejauh ini, meski tidak terang-terangan, FPG cenderung menerima kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM."Awalnya yang berkembang cuma dua, tapi sekarang bertambah jadi lima opsi. Mengenai hal ini saya akan kembalikan pada teman-teman FPG, mana kira-kira yang sesuai dengan sikap dasar Partai Golkar," kata dia.Dijelaskan Mattalata, kenaikan BBM yang diputuskan pemerintah merupakan akibat dari asumsi anggota DPR di dalam penetapan APBN 2005, yang menetapkan harga minyak internasional sebesar 24 dolar AS/barel. Karena itu, kata dia, sudah seharusnya kalau DPR tidak lepas tanggung jawab terhadap hal ini karena APBN sudah menetapkan demikian. Sementara itu, Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo menyatakan, logika kenaikan BBM yang disebabkan penetapan harga dasar minyak sebesar 24 dolar AS/barel dalam APBN 2005 tidak sepenuhnya benar."Oke, hal itu bisa dipahami jika pada tahapan awal sudah ada konsultasi BBM dari pemerintah kepada DPR. Sekarang kan belum ada persetujuan DPR. Komisi VII dan Komisi XI serta Panitia Anggaran sikapnya adalah belum bisa menerima," kata dia.Disamping alasan itu, Tjahjo menambahkan, ada dua alasan lain. Pertama, janji pemerintah untuk mengaudit BBM dan Pertamina belum disampaikan. Dan, kedua, usulan perubahan APBN 2005 yang menyangkut dana kompensasi pun belum disampaikan, sehingga harus ada konsultasi terlebih dulu sebelum menaikkan BBM agar kedua belah pihak bisa saling menghargai. Karena dua lembaga ini sama-sama dipilih rakyat. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads