Kisruh Tank Scorpion
Wismoyo pun Banyak Tak Tahu
Senin, 21 Mar 2005 11:23 WIB
Jakarta - Seolah janjian dengan dua koleganya, Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar juga mengaku tak banyak mengetahui tentang proses pembelian 100 unit tank Scorpion yang diduga berbau suap."Peran TNI hanya sebatas sebagai pembut daftar kebutuhan. Sedangkan penunjukan rekanan dan kualifikasi adalah kewenangan Mabes TNI," kata Wismoyo dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/3/2005). Selebihnya, Wismoyo menjawab tidak tahu."Kami tidak tahu persis pasti adanya perbedaan harga tank yang dijual ke Singapura dan Thailand. Tapi bisa saja terjadi perbedaan, karena adanya beda varian dan spesifikasi," jelasya."Saya tidak tahu tentang adanya pemberitaan sejumlah media adanya suap. Saya tidak tahu apakah ada komisi yang diberikan Alvis Vehicles Limited (AVL) pada Ibu Tutut sebesar 10%. Saya juga tidak tahu proses pembelian tank Scorpion mendapat persetujuan presiden atau tidak," jelasnya.Tentang apakah tank berfungsi normal atau tidak dan ditempatkan ke kesatuan mana, Wismoyo juga menjawab, tidak tahu. "Sebab satu bulan setelah ditandatangani kontrak, saya sudah melakukan serah terima jabatan dengan KSAD yang baru," demikian Wismoyo.Saat ini kegiatan RDPU diteruskan dengan menampung pertanyaan anggota Komisi I DPR.
(nrl/)










































