Komplotan Pencopet di Konser Musik di Pulomas Digulung Resmob

Komplotan Pencopet di Konser Musik di Pulomas Digulung Resmob

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 29 Mei 2016 14:51 WIB
Komplotan Pencopet di Konser Musik di Pulomas Digulung Resmob
Barang bukti pencopetan/Foto: Istimewa
Jakarta - Komplotan pencopet yang beraksi di konser musik di Pacuan Kuda, Pulomas, Jakarta Timur, ditangkap tim Resmob Polda Metro Jaya. Para pelaku menyasar handphone sejumlah korban di tengah kerumunan para penonton.

"Mereka ini spesialis pelaku pencopetan di arena konser. Sasarannya dompet atau handphone korban," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada wartawan, Minggu (29/5/2016).

Ada 3 pelaku dari kelompok yang berbeda yang ditangkap tim Unit V dan Unit III Subdit Resmob Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen dan Kompol Ade Rosa pada Sabtu (28/5). Ketiganya adalah Dennis Feryanto (21), Rendi Gunawan (17) dan Agung Permana (23).
Istimewa


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tersangka Dennis ini merupakan residivis yang lernah ditahan di LP Salemba pada Februari 2015 dan keluar Februari 2016 atas kasus serupa. Dia pernah melakukan di 30 TKP di arena konser di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak tahun 2014," jelasnya.

Sementara tersangka Rendi dan Agung, keduanya telah melakukan 3 kali aksi pencopetan di eilayah Kota Bandung dan Jakarta. Kedua tersangka memang diketahui sebagai warga Bandung, Jawa Barat.

Dijelaskan Eko, modus para pelaku adalah dengan mendatangi konser musik 'Sound Station' yang digelar di Pacuan Kuda, Pulomas, Jakarta Timur. Mereka berkerumun dengan para penonton lainnya sambil memepet calon korban.



Setelah mendapatkan target, selanjutnya para tersangka memepet korban dan mengambil handphone korban yang berada di dalam kantong celana korban lalu melarikan diri.

Dari ketiga pelaku, polisi menyita barang bukti 3 unit telepon genggam hasil kejahatan. Saat ini ketiganya ditahan di Polda Metro Jaya.

"Untuk pimpinannya bernama Agus dan Opic masih kita lakukan pencarian," pungkasnya. (mei/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads