Hal itu disampaikan Kepala Disbudpar NTB Lalu Faozal kepada detikcom dalam 'Direct Promotion' Pesona Lombok-Sumbawa di hotel Aryaduta, Makassar, Sabtu (28/5/2016).
"Kami harapkan sekitar 30 persen dari 1,5 juta wisatawan nusantara yang ditargetkan tahun ini dari hub Makassar. Makassar merupakan kota penting karena merupakan hub kota-kota di Indonesia timur seperti Manado, Ambon dan Papua, selain itu ada dua penerbangan langsung Makassar-Lombok," ujar Faozal.
Foto: Acara Disbudpar NTB di Makassar (MNA/detikcom) |
Dalam kunjungannya di Makassar, selain mengajak para pelaku usaha di NTB, pihaknya juga memamerkan 5 destinasi favorit di NTB yakni: Pantai Senggigi dan Gili, wisata khusus traking di Gunung Rinjani, Sekotong, Mandalika dan Pantai Kuta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, dalam kegiatan Table Top dan Gathering MICE NTB di Makassar bersama lembaga pendukung yakni ASITA, PHRI dan INCCA, pihaknya mengajak para pelaku usaha di Makassar untuk berinvestasi di Lombok dan Sumbawa.
Amin mencontohkan, pengusaha pariwisata asal Makassar, Zaenal Tayeb, yang berinvestasi dengan membangun 3 hotel berbintang di pulau Gili Trawangan dan Gili Air sejak tahun 1996.
"Kami akan beri keringanan berinvestasi, sesuai paket ekonomi nasional satu pintu, tidak ada jendela-jendela lagi seperti dahulu. Kami undang pengusaha Makassar ke NTB, promosi kami padu dengan ketersediaan infrastruktur dan SDM yang ada di NTB," pungkas Amin.
Disbudpar NTB juga menggelar pameran pariwisata di Mall Trans Studio Makassar dan menggelar parade pertunjukan tari-tarian khas NTB di Pantai Losari Makassar, pada Minggu esok (29/5).
Dalam Table Top dan Gathering MiCe di Makassar ini juga dihadiri oleh Sekretaris Kota Makassar Ibrahim Saleh, Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga dan Ketua ASITA Sulsel Didi Leonardo Manaba.
(mna/miq)












































Foto: Acara Disbudpar NTB di Makassar (MNA/detikcom)