"Ada (mahasiswa). Tersangka ada 4 tersangka," kata Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Prihartono Eling Lelakon di kantornya, Jumat (27/6/2016).
Tak dijelaskan secara rinci soal identitas tersangka. Hanya disebutkan beberapa di antaranya merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.
"Dari dua kelompok sama-sama tersangka. Salah satu tersangka pembacokan meninggal," kata Prihartono.
Baca: Perkelahian di Malioboro yang Tewaskan 1 Orang Ternyata Dipicu Suara Motor
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta AKP Kasim Akbar Bantilan menambahkan kejadian berawal saat Aldrian Elisa Towe dan teman-temannya pulang dari tempat hiburan, Kamis (26/5). Mereka melintasi jembatan RS Sardjito, Sleman, sambil menggeber motor dan menguasai jalan.
"Iyan dan Fajar kesal, kemudian melakukan pembacokan ke kelompok Aldrian," kata Kasim.
Iyan dan Fajar kabur dan dikejar oleh kelompok Aldrian hingga Jalan Malioboro. Di sana terjadi perkelahian. Iyan terluka. Meski dibawa ke rumah sakit, nyawa Iyan tak tertolong. Sedangkan 2 orang yang dibacoknya, Jecksen dan Alfandi (kelompok Aldrian) terluka.
Orang-orang yang terlibat dalam perkelahian ini sudah diamankan. Polisi menjamin situasi Malioboro aman.
(try/try)











































