Jokowi mengatakan, perdamaian dan stabilitas adalah hal yang harus diciptakan dan dijaga. Negara-negara di kawasan Asia terutama, harus berperan aktif menciptakan perdamaian.
"Negara-negara Asia harus dengan penuh kesadaran menciptakan perdamaian dan stabilitas ini. Segala potensi konflik yang tinggi di Asia, seperti Laut Tiongkok Selatan dan Semenanjung Korea, harus dapat dikelola dengan baik," kata Jokowi di Shima Kanko Hotel, Shima City, Jepang, Jumat (27/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia tidak menginginkan Asia menjadi kawasan yang penuh konflik dan menjadi ajang power projection negara-negara besar. Indonesia juga ingin menekankan bahwa semua negara, saya ulangi, semua negara tanpa terkecuali, harus menghormati hukum internasional," tegas Jokowi.
"Tanpa penghormatan terhadap hukum internasional, perdamaian dan stabilitas tidak akan dapat tercipta," tambahnya.
Jokowi juga mengatakan, saat ini dunia sudah tidak berjalan secara bipolar. Untuk itu, negara-negara berkembang harus berkontribusi banyak bagi perdamaian dunia.
"Dunia harus ditata dengan melibatkan emerging countries. Indonesia siap menjadi motor terciptanya Asia dan dunia yang damai dan sejahtera," kata Jokowi. (jor/hri)
