Anggota MKD Minta Absen Paripurna DPR Dibuka

Anggota MKD Minta Absen Paripurna DPR Dibuka

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 26 Mei 2016 12:56 WIB
Anggota MKD Minta Absen Paripurna DPR Dibuka
Ilustrasi paripurna (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Muhammad Syafi'i mempertanyakan absensi paripurna DPR yang kini tidak disampaikan buka-bukaan. Menurutnya, publik dan konstituen perlu melihat keterbukaan itu.

"Itu keheranan saya. Biasanya disebutkan. Mohon maaf, bukan untuk apa, kita senang juga (disebutkan). Presentase kehadiran Gerindra tinggi," kata Syafi'i di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2016).

Ada kalanya absensi anggota DPR per fraksi dibacakan saat paripurna DPR, bukan hanya total kehadiran. Dengan demikian, publik mengetahui perbandingan kehadiran tiap fraksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kini pimpinan DPR biasanya hanya membacakan jumlah total anggota DPR yang hadir, kadang pula tidak dibacakan. Saat wartawan meminta rekapitulasi absensi ke petugas yang menjaga daftar hadir, rekapitulasi itu tidak diperlihatkan.

"Dalam suasana keterbukaan informasi, kehadiran pejabat publik tidak masalah dilihat orang," ungkap anggota Fraksi Gerindra ini.

"Seharusnya tetap disebutkan saja (saat paripurna)," tambahnya.

Baca Juga: Paripurna Soal RAPBN 2017, Data Absen Anggota DPR Tak Dibuka

Daftar hadir paripurna akan dipampang di depan ruang MKD beberapa hari setelah paripurna. Namun, Syafi'i mengakui bahwa pihaknya memang tidak bisa memverifikasi kesesuaian tanda tangan absen itu dengan kehadiran yang sesungguhnya.

"Kami di MKD tidak punya personel yang mengkonfimasi administrasi dan fisik. Kemampuan kami hanyalah mengumpulkan administrasinya. Sejauh kami lihat memang absen itu berisi, tapi terlihatnya kan banyak bangku kosong," ungkap Syafi'i. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads