"Kami turut berduka dengan bencana banjir bandang yang terjadi, semoga keluarga korban diberi kekuatan," ujar Mensos didampingi Wakil Bupati Subang Imas Aryumningsih di halaman Balai Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, Rabu (25/5/2016).
Mensos Khofifah bersama Wakil Bupati Subang Imas Aryumningsih di halaman Balai Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak, Subang |
Kementerian Sosial, kata Mensos, turut prihatin dengan memberikan paket bantuan berupa Bantuan Santunan Kematian (BSK) Rp 15 juta bagi lima orang korban meninggal. Kemudian Rp 2,5 juta bagi enam orang korban luka berat, serta menyerahkan akte kematian lima orang korban meninggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam bencana tersebut 4 orang warga meninggal dunia, yaitu Rizal, Parmi, Yeni, Siti Latifah, serta Nabila. Sementara 388 warga lainnya diungsikan.
"Bagi warga yang mengalami luka berat lima orang dan luka ringan dua orang seluruhnya sudah mendapatkan penanganan medis dengan baik," katanya.
Setelah menyerahkan berbagai paket bantuan, Mensos memimpin doa dan tahlil singkat bagi para korban bencana banjir bandang dan mengajak warga agar tabah menghadapi musibah dengan mengingat kepada Sang Pencipta.
Seorang warga penerima BSK dari Mensos Khofifah Indar Parawansa terharu dan menangis di halaman Balai Desa Sukakerti, Subang (dok. Humas Kemensos RI) |
"Semua yang kita miliki hanyalah titipan dan jarang sekali merasa rela dan ikhlas jika titipan tersebut hilang atau ada yang mengambil kembali, termasuk musibah yang saat ini terjadi," ajak Khofifah.
Di daerah yang rawan terjadi bencana longsor, Kemensos akan memperbanyak Kampung Siaga Bencana (KSB) baik di kawasan pegunungan, termasuk di Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak.
Mensos Khofifah melakukan blusukan di lokasi bencana banjir bandang di Kampung Cihideung (Foto: Dok Humas Kemensos RI) |
"Di Subang telah dibentuk tujuh lokasi yang mayoritas di pesisir dan kejadian banjir bandang dan longsor akan menambah KSB di kawasan pegunungan, termasuk di Desa Sukakerti dan daerah lainnya," tandasnya.
Sebelum melakukan blusukan ke lokasi kampung yang terdampak banjir bandang, Mensos meninjau pasen yang dirawat di ruang SDN Sukakerti I yang dijadikan balai pengobatan, termasuk dapur umum lapangan yang dioperasikan oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana).
(rni/miq)












































Mensos Khofifah bersama Wakil Bupati Subang Imas Aryumningsih di halaman Balai Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak, Subang
Seorang warga penerima BSK dari Mensos Khofifah Indar Parawansa terharu dan menangis di halaman Balai Desa Sukakerti, Subang (dok. Humas Kemensos RI)
Mensos Khofifah melakukan blusukan di lokasi bencana banjir bandang di Kampung Cihideung (Foto: Dok Humas Kemensos RI)