Aksi nekat Luvita ini dilakukan pada pukul 17.30 WIB, Rabu (25/5/2016) saat warga tengah bersiap melaksanakan salat maghrib. Beruntung masih ada warga yang memergoki aksi tersebut dan mengabari ke warga yang lain.
Sejumlah warga kemudian bergantian masuk ke dalam sumur sedalam 13 meter tersebut untuk menyelamatkan ibu dan sang anak.
Sang anak akhirnya berhasil diangkat lebih dulu lalu dibawa ke puskesmas. Sementara warga sempat kesulitan mengevakuasi Luvita karena tidak mau diangkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayangnya, saat ibunya dilarikan ke puskesmas anaknya meninggal dalam perawatan," Iwannudin, salah seorang warga.
Belum diketahui pasti motif aksi nekat Luvita. Namun sejumlah warga menyebut ibu muda itu diduga kesurupan.
"Memang sejak pagi sudah ada gelagat dia akan terjun ke sumur. Banyak warga yang mengawasai tapi tadi kecolongan," kata Iwan.
(miq/miq)










































