detikNews
Rabu 25 Mei 2016, 18:10 WIB

Bendera Bintang Kejora Dibakar di Jayapura

Wilpret Siagian, - detikNews
Bendera Bintang Kejora Dibakar di Jayapura Foto: Wilpret Siagian/detikcom
Jayapura - Sejumlah tokoh pejuang pembebasan Irian Barat (Papua) menolak gerakan Papua Merdeka yang dilakukan KNPB dan warga Papua di luar negeri. Secara simbolis mereka melakukan pembakaran bendera Bintang Kejora.

Aksi pembakaran Bintang Kejora itu dilakukan Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI) dengan Tokoh perjuangan dan Tokoh Adat serta para Anggota Pejuang Negara Kesatuan Republik Indonesia dihadiri sekitar 30 orang di Jalan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Rabu ( 25/5/2016) pukul 15.00 WIT.

"Kami menolak sagala bentuk kegiatan yang dipolitisir oleh negara lain yang menginginkan Papua lepas dari NKRI," teriak mereka sambil membakar bendera Bintang Kejora.

Para pejuang Papua itu meminta pemerintah untuk tegas terhadap pihak-pihak di Papua yang menyimpang idiologi negara Republik Inonesia, agar Papua ini aman.

"Kami pejuang di Papua meminta agar mengusir orang-orang yang idiologinya bukan NKRI dari tanah Papua, agar Papua menjadi tertib dan aman. Kami adalah penjaga keutuhan NKRI karena itu harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar," kata Stevanus Sebo Wetipo, Ketua Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia/PPKRI.

Dia berharap, Orang Papua harus menjaga persatuan dan keamanan di provinsi tertimur itu, Pemuda Papua harus memiliki jiwa Pancasilais yang cemerlang dan cerdas sehingga Papua kedepannya lebih tertata.

"Masyarakat Papua harus mendukung pemerintah mewujudkan pembangunan, karena tujuan pemerintah Indonesia sangat mulia untuk membangun Papua agar kesejahteraan tercapai," katanya.

Sementara itu Ketua Tokoh Adat Papua, Alex Sumarmo Boba, meminta masyarakat Pegunungan Papua yang berada di kota Jayapura untuk tidak terprovokasi dan ikut-ikutan dengan gerakan separatis yang dilakukan sekelompok orang.

"Kamu datang ke Kota Jayapura untuk belajar bukan melakukan demo dan mendengarkan provokasi dari pihak-pihak kelompok separatis dan politik yang menginginkan kehancuran rakyat Papua," katanya.

Dia juga meminta pihak keamanan menindak setiap gerakan separatis politik yang ada di Papua. "Aparat kemanan harus mengusir kelompok-kelompok organisasi yang melawan pemerintahan yang sah," tegasnya.

Hadir dalam aksi itu, Stevanus Sebo Wetipo, Ketua Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia/PPKRI. Ramses Ohee, Ketua BMP/Ondoafi Suku Sentani. Alex Silos Nagoba, Ketua Tokoh Adat Papua, Hotma Siregar, Ketua Harian PKRI/Ketua Barisan Pejuang Eks Merah Putih.
(dra/dra)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com