Bus-bus tersebut akan menggantikan bus Trans Jogja generasi pertama yang sudah tidak layak lagi. Namun masih ada bus lama yang tetap beroperasi hingga tahun 2017 mendatang. Bus lama yang tidak dioperasikan lagi, onderdilnya akan digunakan untuk bus lama yang masih di operasikan atau dilakukan kanibal.
Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Haryanta mengatakan masih ada 9 bus lama yang akan dioperasionalkan. Bus lama yang tidak lagi beroperasi sebanyak 25 bus karena sudah tidak layak. Namun, pada 2017 semua bus diganti baru semua. Untuk sementara, bus lama yang tidak dioperasionalkan, onderdilnya yang masih bagus akan digunakan untuk bus lama yang masih dioperasikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberadaan bus Trans Jogja sebagai angkutan umum diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan. Masyarakat diharapkan lebih memilih menggunakan bus daripada menggunakan kendaraan pribadi. Ditargetkan tahun 2017 nanti akan ada 93 bus Trans Jogja yang beroperasi untuk melayani kebutuhan transportasi umum di DIY.
Menurut Sigit, keberadaan bus Trans Jogja mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga bisa mengurangi kepadatan lalulintas. Selama 1 tahun, bus Trans Jogja digunakan oleh sekitar 6,5 juta orang.
Sementara untuk pendapatan mencapai sekitar Rp 21-28 Miliar per tahun. Bus Trans Jogja sebagai layanan publik bukan bisnis sehingga masih ada subsidi pemerintah.
Bus Trans Jogja yang lama dinilai sudah tidak layak karena kondisi fisik dan usia yang sudah lebih dari 7 tahun. Bus yang lama mengeluarkan asap hitam tebal, AC yang tidak dingin, pintu tidak menutup dengan baik, sehingga sudah tidak nyaman lagi dan muncul komplain dari masyarakat.
(dra/dra)










































