Ada Muatan 'Pembunuhan' di Soal Ujian SD, Mendikbud: Jangan Berulang!

Ada Muatan 'Pembunuhan' di Soal Ujian SD, Mendikbud: Jangan Berulang!

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 25 Mei 2016 15:23 WIB
Ada Muatan Pembunuhan di Soal Ujian SD, Mendikbud: Jangan Berulang!
Foto: Mendikbud Anies Baswedan (Wisnu Prasetyo/detikcom)
Jakarta - Soal ujian SD yang bermuatan perkara pembunuhan dan perceraian jadi sorotan. Mendikbud Anies Baswedan meminta sekolah dan dinas pendidikan setempat mengoreksi serta memastikan hal tersebut tidak terulang lagi.

"Kejadian seperti ini, laporkan. Jadi memang harus diperbaiki terus-menerus, dan jangan menutupi. Jadi kepada sekolah dan dinas jangan menutupi, diakui lalu dikoreksi dan kemudian janji jangan berulang lagi," kata Anies di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

"Dengan begitu mutu pendidikan kita meningkat. Kasus seperti ini terjadi dipastikan jangan terulang," lanjutnya.

Anies mengingatkan bahwa ada 3 juta guru dan 212 ribu sekolah yang bekerja membuat soal. Hanya saja, yang gempar dan kemudian dilihat publik adalah satu soal yang memang memiliki muatan negatif.

Yang harus diutamakan adalah pengawasan. Hal itu harus dilakukan hingga tingkat sekolah dan juga orang tua untuk nantinya memberikan koreksi.

"Prinsipnya untuk menyusun, kepala sekolah monitor dengan baik. Kalau langsung dari kementerian ke sekolah, tidak. Kan sudah ada organisasi dan kepala sekolah kan tujuannya proses pengawasannya," ucap Anies.

Sebelumnya, media sosial ramai ketika seorang orang tua murid mengunggah foto soal ujian kenaikan kelas 2 SD yang dinilai tidak pantas. Dalam soal ujian tersebut, terdapat pertanyaan yang menanyakan masalah 'perceraian' dan 'pembunuhan'.

Dari gambar yang diunggah, tampak sejumlah potongan soal. Beberapa pertanyaan itu keluar dari soal ulangan kenaikan kelas mata pelajaran PLBJ. Salah satu poin pertanyaan isiannya bertuliskan 'Bang Kusen dan Istrinya dibunuh oleh...'. Selain itu di poin pertanyaan pilihan berganda juga terdapat pertanyaan 'Mengapa Bang Maman menyuruh Ijah bercerai, karena... (A) Salim jatuh miskin (B) Salim anak manja (C) Salim punya istri simpanan'. (imk/aan)


Berita Terkait