Wapres: DPR Naif Bila Sebut Pemerintah Langgar Anggaran
Minggu, 20 Mar 2005 19:05 WIB
Medan - Wapres Jusuf Kalla menilai DPR bersifat naif bila menyebut pemerintah melanggar ketentuan anggaran karena telah menaikkan harga BBM."Pemerintah betul-betul melaksanakan ketentuan anggaran DPR. Jadi naif sekali DPR mengatakan pemerintah melanggar apabila dilaksanakan (BBM dinaikkan). Karena bila pemerintah tidak menaikkan, subsidi bisa menjadi Rp 100 triliun," katanya.Hal itu disampaikan pria yang juga ketua umum Partai Golkar ini kepada wartawan usai melakukan kunjungan kerja dan Rakerda DPD Partai Golkar Sumut di Pangkalan AU Kelapa Sawit Medan, Minggu (20/3/2005)."DPR tidak mungkin menyediakan subsidi BBM sebesar Rp 100 triliun per tahun. Oleh karena itu DPR harus memahami keputusan pemerintah untuk menaikkan BBM," sindir Kalla.Dia yakin dalam rapat paripurna yang digelar DPR besok pagi, DPR akan menerima keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Pemerintah juga tidak akan mengubah keputusan mengembalikan harga BBM seperti semula bila DPR besok memutuskan untuk menolak kenaikan harga BBM."Ya tapi saya tekankan kewenangan pemerintah menjalankan anggaran. Pemerintah tidak terpengaruh dengan keputusan-keputusan yang tidak sesuai dengan aturan-aturan kenegaraan," tandas Kalla.
(sss/)











































