Dilepas GAM, 2 Kru Kapal Tri Samudra Dipulangkan ke Jakarta

Dilepas GAM, 2 Kru Kapal Tri Samudra Dipulangkan ke Jakarta

- detikNews
Minggu, 20 Mar 2005 17:44 WIB
Pekanbaru - Dua kru kapal tanker Tri Samudra telah dibebaskan GAM. Kini keduanya telah kembali ke Jakarta setelah PT Humpuss - pemilik kapal - membayar uang tebusan Rp 600 juta.Demikian keterangan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai Letkol (Laut) Nora Lelyana saat dihubungi detikcom, Minggu (20/03/2005) di Dumai-Riau. Nora menjelaskan, keduanya dibebaskan GAM di perairan antara Lhokseumawe dan Langsa, Provinsi NAD. "Keduanya dalam keadaan sehat," jelasnya.Menurut Nora, kedua sandera dibebaskan pihak GAM tanpa harus dijembatani pihak aparat. Keduanya dilepas di pantai Lhokseumawe dengan pengawalan ketat pihak GAM. Di kawasan pantai itu, telah menunggu anggota GAM lainnya yang melakukan pengawalan.Dari kawasan pantai, GAM menyewa sebuah taksi yang selanjutnya 2 sandera itu dibawa ke Medan. Sesampainya di Medan, mereka melaporkan kepada aparat. Keduanya juga telah ditunggu pihak PT Humpuss."Dalam pelepasan ini, GAM tidak bersedia dilibatkan pihak aparat. Jadi pelepasan mereka sama sekali tanpa sepengetahuan kita. Kalau kita tahu, tentulah penyandera sudah kita bunuh," kata Nora.Masih menurut Nora, satu-satunya Danlanal wanita di Indonesia ini, kedua sandera itu selanjutnya diboyong PT Humpuss untuk kembali ke Jakarta. "Kini keduanya telah kembali ke Jakarta kumpul bersama keluarganya," ungkap Nora.Kedua sandera tersebut adalah Made Marjuned (40), kapten kapal dan Andi Sulaiman (32), kepala kamar mesin dilepas pihak GAM setelah ada kesepakatan PT Humpuss membayar uang tebusan sebesar Rp 600 juta. Jumlah ini lebih kecil dari tuntutan semula sebesar Rp 2 miliar. "Dari informasi yang kita kumpulkan, selama dalam penyanderaan keduanya diperlakukan GAM dengan baik," kata Nora.Nora memastikan kembali, kapal tanker Tri Samudra dibajak GAM pada 12 Maret 2005 di kawasan Pulau Berhala, Sumatera Utara. Kapal yang berangkat dari Samarinda untuk mengangkut methanol dengan tujuan Belawan ini, sempat dihujani tembakan oleh perompak.Para perompak laut itu diperkirakan 30 orang, yang membawa senjata jenis M 16, AK 47, dan GLM. Sedikitnya 100 kali tembakan diarahkan ke lambung kapal. Para perompak juga sempat merampas Rp 25 juta uang kontan dari para awak kapal Tri Samudra yang berjumlah 14 orang."Kini 12 kru dan kapal Tri Samudra telah kembali ke Jakarta dengan pengawalan pihak TNI AL. Sebelumnya kapal itu kita amankan di pelabuhan Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis-Riau," jelas Nora. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads