"Golkar berpandangan diberikan (menteri) alhamdulillah, tidak diberikan alhamdulillah. Tapi tetap istiqamah dan konsisten mendukung pemerintahan," ucap Idrus Marham usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/5/2016).
Turut hadir ketua umum Setya Novanto, Ketua Wantim Golkar Aburizal Bakrie, Bendum Robert Kardinal, dan juru bicara Nurul Arifin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah sampaikan memberikan dukungan kepada pemerintah tanpa syarat, semata-mata panggilan mengabdi kepada bangsa. Tidak ada syarat mau jadi menteri atau tidak," ujarnya.
Dalam pertemuan dengan Presiden turut disampaikan alasan Golkar mendukung pemerintah. Pertama, alasan ideologis Partai Golkar yaitu ideologi pembangunan dan doktrin karya kekaryaan.
Kedua, memperkuat sistem presidensial untuk menjaga stabilitas pemerintahan. Ketiga karena Golkar menilai program-program pemerintahan saat ini dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
"Reshuffle kabinet yang menjadi hak prerogatif Presiden, kepentingan Partai Golkar adalah memastikan efektifitas kerja dan produktifitas kerja dari kabinet sendiri," tegas Idrus. (miq/bag)











































