Soal Kursi Menteri, Golkar Pasrahkan ke Presiden Jokowi

Soal Kursi Menteri, Golkar Pasrahkan ke Presiden Jokowi

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 24 Mei 2016 21:16 WIB
Soal Kursi Menteri, Golkar Pasrahkan ke Presiden Jokowi
Setya Novanto dan sejumlah elite Golkar ke Istana (Foto: M Iqbal/detikcom)
Jakarta - Dukungan Partai Golkar kepada pemerintah menuai spekulasi soal kemungkinan jatah menteri yang akan diberikan Presiden Jokowi kepada Golkar. Sekjen Golkar Idrus Marham menyerahkan kepada Presiden.

"Golkar berpandangan diberikan (menteri) alhamdulillah, tidak diberikan alhamdulillah. Tapi tetap istiqamah dan konsisten mendukung pemerintahan," ucap Idrus Marham usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Turut hadir ketua umum Setya Novanto, Ketua Wantim Golkar Aburizal Bakrie, Bendum Robert Kardinal, dan juru bicara Nurul Arifin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Idrus mengatakan, soal kursi menteri di kabinet untuk Golkar tidak dibicarakan dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi yang berlangsung sekitar 1 jam sejak magrib tadi itu. Pertemuan lebih membahas hasil Munaslub.

"Kita sudah sampaikan memberikan dukungan kepada pemerintah tanpa syarat, semata-mata panggilan mengabdi kepada bangsa. Tidak ada syarat mau jadi menteri atau tidak," ujarnya.

Dalam pertemuan dengan Presiden turut disampaikan alasan Golkar mendukung pemerintah. Pertama, alasan ideologis Partai Golkar yaitu ideologi pembangunan dan doktrin karya kekaryaan.

Kedua, memperkuat sistem presidensial untuk menjaga stabilitas pemerintahan. Ketiga karena Golkar menilai program-program pemerintahan saat ini dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

"Reshuffle kabinet yang menjadi hak prerogatif Presiden, kepentingan Partai Golkar adalah memastikan efektifitas kerja dan produktifitas kerja dari kabinet sendiri," tegas Idrus. (miq/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads