Kapolda Metro: Kasus '3C' di Jakarta dan Sekitarnya Meningkat Jelang Puasa

Kapolda Metro: Kasus '3C' di Jakarta dan Sekitarnya Meningkat Jelang Puasa

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 24 Mei 2016 16:45 WIB
Kapolda Metro: Kasus 3C di Jakarta dan Sekitarnya Meningkat Jelang Puasa
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Kasus kejahatan konvensional di wilayah Jakarta dan sekitarnya mengalami peningkatan menjelang bulan suci Ramadan ini. Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan dengan menggelar operasi.

"Sementara yang seperti kemarin saya sampaikan pada saat anev (analisis dan evaluasi) yang lalu memang terjadi peningkatan, anev yang lalu. Tapi anev yang tadi belum kita lihat ada kenaikan atau tidak," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Kapolda mengungkap peningkatan kejahatan terjadi pada kasus konvensional seperti '3C' atau curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Peningkatan) yang lalu minggu ke-19 itu naik kurang lebih 20 persen. Apakah ada kenaikan sekarang, Minggu ini belum kita anev," imbuhnya.

Terkait kenaikan kejahatan ini, lanjut dia, banyak faktornya. Salah satunya faktor ekonomi dan juga peningkatan operasi kepolisian.

"Ya kita harus teliti dulu, itu kan banyak faktor. Faktor yang menimbulkan gangguan kamtibnas bisa karena faktor korelatif kriminogen dan berbagai macam dan itu bisa juga karena kita banyak menangkap. Operasi Pekat, kejahatan meningkat karena banyak yang kita tangkap, itu juga bisa berpengaruh. Dan itu belum kita teliti sejauh mana," terangnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Polda Metro Jaya telah melakukan upaya pengamanan dengan mengedepankan pola preemtif, preventif dan penegakan hukum.

"Pola yang sudah dilakukan sudah ada pola preemtif yang kita juga menggalakan. Fungsi siapa yang memiliki peran ini, sudah barang tentu peran Bhabinkamtibmas, intelejen, di sana," jelasnya.

Sementara untuk kegiatan preventif, pihaknya menerjunkan personel berseragam di jalanan seperti dari Sabhara, Ditpolair dan Brimob. "Itulah pola-pola yang kita lakukan untuk dapat mencegah agar tidak terjadi gangguan kamtibnas," ungkapnya.

Sementara penindakan dilakukan dengan menggelar operasi seperti Operasi Pekat Jaya untuk mengantisipasi penyakit masyarakat dan Operasi Patuh Jaya untuk menindak para pelanggar lalu lintas.

"Ya sudah berjalan. Setiap operasi, kita kan ada dua operasi. Nah setiap melaksanakan operasi pola itu semuanya kita lakukan. Jadi pola gakkum, ada pola satgas penegakan hukum dan ada pola satgas preemtif dan satgas preventif," urainya. (mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads