"Kami menitipkan khusus mohon diperhatikan dengan tepat proyek-proyek yang strategis seperti (proyek listrik) 35.000 MW, pembangunan kilang, karena itu bersangkutan dengan uang dan psikologis yang cukup besar," ujar Sudirman usia pertemuan di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (24/5/2016).
Dalam pertemuan dengan KPK yang dihadiri oleh deputi pencegahan KPK Pahala Nainggolan, kedua pihak berdiskusi tentang 3 masalah strategis ESDM, seperti program 35.000 MW, program pembangunan infrastruktur migas seperti pembangunan kilang, dan program peningkatan energi baru terbarukan (EBT).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi kita bicara soal kebijakan tarif, bagaimana target 25% di 2025 itu bisa tercapai dan kebijakannya mulai dari tarif, insentif, dan bicara dana ketahanan energi juga dilakukan. Saya kira dialognya lebih pada tatanan makro bukan soal kasus," tutupnya. (rii/rvk)










































