Terkait hal itu, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengunjungi keluarga korban yang terkena awan panas dan juga ke lokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung. Mulanya, Khofifah tiba di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Senin (23/5/2016) sekitar pukul 11.30 WIB.
Dengan ditemani Bupati Karo Terkelin Brahmana, Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu, dan Kapolres Karo AKBP Sitio. Khofifah langsung menyalami dan memeluk keluarga korban yang terkena awan panas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyampaikan rasa duka mendalam yang dialami keluarga. Keluarga yang ditinggal agar diberikan ketabahan dan bisa melanjutkan cita-cita kebaikan," kata Khofifah.
Sekitar 30 menit di situ, Mensos dan rombongan lalu menuju ke lokasi pengungsian gedung serba guna GBKP Simpang Enam Kabanjahe. Ada ratusan pengungsi yang berada di sana. Dia pun langsung berdialog dengan para pengungsi.
Dalam kesempatan itu, seorang ibu di pengungsian menyampaikan keluh kesahnya saat berada di posko pengungsian. Dia memohon kepada Kemensos agar lebih diperhatikan.
"Tolong perhatikan kami Bu. Mohon bantuannya Bu, lahan kami semuanya sudah hancur. Tempat tinggal kami ini ya di lokasi pengungsian ini. Belakangan ini, mungkin perhatian kepada kami kurang," ujarnya yang mengaku sudah berada di lokasi pengungsian itu beberapa tahun belakangan ini.
Dia juga meminta kepada pemerintah agar anak-anak yang berada di lokasi pengungsian dapat melanjutkan pendidikan di sekolahnya. "Kami enggak mau nasib anak kami ini seperti kami. Yang penting anak kami sekolah," tuturnya.
Mendengar hal itu, Khofifah langsung memeluk wanita itu. Nantinya, pemerintah akan menyiapkan bus untuk mengantar jemput anak sekolah. Usai dari situ, Khofifah beserta rombongan rencananya malam ini melanjutkan kunjungannya ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk menjenguk dua korban yang mengalami luka bakar.
(dhn/dhn)











































