"Ini saya ingin konfirmasi sekaligus klarifikasi bahwa tidak ada pertemuan khusus antara pimpinan KPK Laode Syarief dengan Ketua MA," kata Yuyuk di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (23/5/2016).
Dalam pertemuan tersebut, menurut Yuyuk, keduanya tidak melakukan pembicaraan khusus. Mereka hanya memperhatikan acara yang sedang berlangsung.
"Tidak ada pertemuan khusus dan tidak membicarakan masalah kasus," tegasnya.
KPK memang saat ini tengah mengusut perkara suap yang mengarah ke MA. Salah satu saksi yang dipanggil dan tidak hadir yaitu Sekretaris MA Nurhadi.
Sementara itu terkait orang dekat sekaligus sopir Sekretaris MA Nurhadi, Royani, saat ini masih dalam pengejaran. Yuyuk tak menampik dugaan bahwa Royani memang sengaja disembunyikan.
"Ada beberapa dugaan memang disembunyikan. Tapi sekali lagi, ini strategi penyidik untuk bisa tetap menghadirkan dia (Royani) sebagai saksi," katanya.
Penyidik juga akan memeriksa pihak-pihak yamg diduga menyembunyikan Royani. Namun Yuyuk enggan menyebutkannya.
"Itu termasuk dalam strategi penyidik," ucap Yuyuk. (khf/dhn)











































