150 Warga Vietnam Akan Reuni di Pulau Galang
Minggu, 20 Mar 2005 08:02 WIB
Pekanbaru -
Sekitar 150 warga Vietnam yang kini menetap di Amerika Serikat, Australia, Kanada dan Swiss akan melakukan reuni di Pulau Galang, Batam pada tanggal 24 Maret 2005 mendatang. Mereka juga akan membangun monumen di Pulau Galang.Mereka di pulau Galang selain melakukan reuni juga akan melakukan ziarah kubur tehadap keluarga mereka yang dtinggalkan yang jumlah sebanyak 502 kuburan. Warga Vietnam itu meniggalkan pulau Galangs sejak tahun 1996 silam setelah terjadi pertempuran antara Vietnam Utara dan Selatan berakhir.Dipastikan acara reuni akan dilakukan 24 Maret 2005. Mereka selama ini berada di 4 negara, yakni AS, Australia, Swiss dan Kanada.Di berbagai negara itu mereka berkerja sebagai profesional dan bahkan anggota senator. Mereka adalah warga Vietnam yang terdiri dari wanita dan pria usia antara 60-80 tahun.Menurut koordinator lapangan Reuni Warga Vietnam, Fadhly, mereka sudah melapor ke pihak Otorita Batam untuk izin pelakasaaan acara itu. "Sejauh ini pihak otoriaa kendati sudah mengiizinkan tapi belum memberikan sambutan yang positif," jelasnya, di Pekanbaru, Minggu (20/3/2005).Warga Vietnam akan membangun tugu dan monumen di Pulau Galang sebagai ucapan terima kasih kepada pemerintah RI yang bersedia menerima mereka sebagai pengungsi.Masyarakat Vietnam sana sekali tidak mengetaui bahwa kamp mereka hingga kini masih utuh dan termasuk kuburan sanak famili mereka. Mereka anggap kamp pengungsi yang mereka duduki selama lima tahun itu sudah menjadi kawasan industri di Batam. "Yang mereka tahu selama ini pengungsian yang masih utuh hanya di Malaysia. Jadi reuni selalu di Malaysia di Pulau Bidung," jelasnya.
(mar/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































