Zulfikar yang baru dipindah dari Lapas Narkotika, Cipinang, Jakarta, ke Lapas Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, pada tanggal 30 April 2016. Zulfikar diketahui menderita komplikasi bronkitis, liver, dan hepatitis.
"Iya Zulfikar dirawat di Ruang Dahlia Nomor 3 RSUD Cilacap sejak tanggal 16 Mei 2016 karena sakit komplikasi yang dideritanya," kata Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya didampingi Kepala Subbagian Humas AKP Bintoro Wasono, Jumat (20/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya memang setiap hari ada perwira Polres Cilacap beserta anggota piket siaga yang ditugaskan untuk mengontrol anggota yang melaksanakan penjagaan serta mengecek perkembangan kondisi pasien," ujarnya.
Selain penjagaan dari anggota Kepolisian, seorang pegawai Lapas Nusakambangan juga dilibatkan dalam pengamanan di ruang perawatan Zulfikar. Penjagaan tersebut akan terus dilakukan hingga Zulfikar Ali dinyatakan sembuh.
Sementara menurut Kalapas Batu Abdul Haris mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kondisi Zulfikar Ali terus membaik.
"Sudah berangsur membaik dan trombositnya juga sudah mulai naik," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan. (arb/ega)











































