DetikNews
Jumat 20 Mei 2016, 05:40 WIB

Jadi Bandar Judi Togel, 2 Kakek Ditangkap Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Jadi Bandar Judi Togel, 2 Kakek Ditangkap Polisi Barang bukti yang disita (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta - Sebagai upaya cipta kondisi menjelang Ramadan, pihak kepolisian melaksanakan Operasi Pekat Jaya dengan berbagai sasaran penyakit masyarakat, salah satunya perjudian. Dua kakek ditangkap karena menjadi bandar judi togel.

Kedua tersangka yakni Martahan Hutahuruk (53) yang ditangkap di pangkalan taksi perimeter Bandara Soekarno-Hatta dan Bong Tjie Min (58) yang ditangkap di kawasan Cengkareng, Jakbar.

"Kedua tersangka ini berbeda kelompok, tetapi levelnya sama-sama bandar judi togel. Yang satu buka lapak di pangkalan taksi, satu lagi di Cengkareng," ujar Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi, di Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Arsya mengatakan, kedua tersangka menyelenggarakan perjudian jenis togel di lapaknya masing-masing. Polisi menangkap keduanya karena ada informasi dari warga bahwa keduanya sering menyelenggarakan judi togel via SMS

"Omzet yang diperoleh tersangka Martahan yakni sekitar Rp 100 juta per bulan, sementara tersangka Bong Tjie Min omzetnya rata-rata Rp 200 juta per bulan," lanjutnya.

Dari kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa buku tabungan, uang Rp 15 juta, handphone dan buku rekapan. Keduanya dijerat dengan Pasal 303 KUHP dan TPPU.

Terpisah, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, menjelang bulan puasa ini pihaknya akan terus melakukan penindakan sebagai upaya cipta kondisi.

"Sebagai upaya cipta kondisi ini kita akan terus melakukan kegiatan-kegiatan penindakan, terhadap premanisme, street crime, perjudian dan lain-lain agar suasana bulan suci ramadan nanti berjalan kondusif," tutur Eko.
(mei/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed