Wartawan Gagal Kuntit Eksekusi Mati Astini
Minggu, 20 Mar 2005 00:44 WIB
Surabaya - Lima kendaraan yang membawa Astini untuk dilakukan eksekusi hukuman mati keluar dari Rutan Medaeng, Surabaya, Minggu (20/3/2005) pukul 00.05. Namun wartawan yang menunggu tak satupun dapat mengikutinya.Para wartawan tak dapat mengikutinya karena lima kendaraan itu sempat mengecoh. Saat keluar dari 5 kendaraan itu tidak diketahui dimana posisi Astini ityu berada. Dari rombongan 5 kendaraan yang keluar tujuannya terpecah menjadi dua. Rombogan pertama 3 mobil yang dimana 2 mobilnya sudah menunggu di luar menuju arah Timur ke daerah Waru tapi tidak diketahui tujuannya kemana.Rombongan lainnya sebanyak 5 mobil ke arah Barat menuju arah jalan tol. Para watwan akhirnya tidak dapat mengejar keduanya, karena mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.Akhirnya para wartawan gagal dan kembali ke Rutan Kelas I di jalan Letjen Sutoyo Medaeng. Semula wartawan mendapat informasi rombongan itu menuju Juanda, namun ketika dikonfirmasi kepada sopir taksi di kawasan itu mereka tidak melihatnya.Namun sebuah mobil Kijang bernopol N 9735 BB tiba dari LP Wabita Malang. Mobil itu mengangkut 9 paket pakaian Astini.
(mar/)











































