DetikNews
Rabu 18 Mei 2016, 18:57 WIB

16 Jenazah Teridentifikasi, 5 Korban Banjir dan Longsor Sibolangit Dicari

Jefris Santama - detikNews
16 Jenazah Teridentifikasi, 5 Korban Banjir dan Longsor Sibolangit Dicari Kepala RS Bhayangkara Medan Kombes Pol Farid Amansyah (Foto: Jefris Santama/detikcom)
Medan - Sebanyak 16 jenazah korban banjir bandang dan longsor di Sibolangit, Sumut berhasil teridentifikasi. Sementara, 5 korban yang hilang hingga kini masih dalam proses pencarian.

"16 jenazah sudah teridentifikasi semua," kata Kepala RS Bhayangkara Medan Kombes Pol Farid Amansyah dalam keterangannya kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, Rabu (18/5/2016).

Farid menyatakan, ke-16 jenazah tersebut berhasil diidentifikasi melalui metode seperti sidik jari, tanda-tanda medis dan gigi geligi.

"Untuk ke-16 jenazahnya sudah kita serahkan ke pihak keluarga," sambungnya.

Berikut identitas 16 jenazah yang sudah teridentifikasi:

1. M Riyantio Fandy (25) warga Medan.
2. Rafki (22) warga Riau.
3. M Gusti Dwi Prasetyo (21) warga Medan.
4. M Iqbal (21) warga Medan.
5. Rizki Ayu Zahra Nasution (18) warga Padang Lawas, Sumut.
6. Dwi Hastuti Ningsih (20) warga Medan.
7. Melida Gunung Sari Chaniago ( 23) warga Padang Lawas Utara.
8. Ade Riana Sihombing (21) warga Padang Sidempuan.
9. Gustinaris Diah Pratiwi (18) warga Kabupaten Malang, Jatim.
10. Wazzah Hajirah (20) warga Labuhan Batu Utara, Sumut.
11. Muchlis Alaudin (22) warga Deliserdang, Sumut.
12. Zulhamdi Sakti (22) warga Medan.
13. Ahmad Al Hakim (21) warga Padang Lawas, Sumut.
14. Siti Nuraida (20) warga Medan.
15. Ningsi Trivila (20) warga Jambi.
16. Rizky Juliani (20) warga Mandailing Natal, Sumut.

Sementara itu, tim SAR gabungan hingga kini masih terus melakukan pencarian lima korban yang hilang di Sibolangit, Sumut. Tim SAR gabungan kini memperluas pencarian hingga radius 5 kilometer dari lokasi wisata air terjun dua warna, Sibolangit.

"Ini masih terus dalam pencarian tim SAR gabungan," kata Sekretaris BPBD Deliserdang Darwin Surbakti saat dikonfirmasi terpisah.

"Sejauh ini anjing pelacak belum dilibatkan. Tim SAR gabugan masih terus mencari lima korban yang hilang," tandasnya.



(imk/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed