Pihak Commuter Line Lakukan Evaluasi Terkait Gangguan yang Ganggu Perjalanan

Pihak Commuter Line Lakukan Evaluasi Terkait Gangguan yang Ganggu Perjalanan

Nur Khafifah - detikNews
Rabu, 18 Mei 2016 17:10 WIB
Pihak Commuter Line Lakukan Evaluasi Terkait Gangguan yang Ganggu Perjalanan
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Gangguan commuter line di wilayah Jabodetabek masih sering terjadi. Penyebabnya macam-macam dari permasalahan listrik, wesel, sinyal, kerusakan gerbong hingga perbaikan rel.

Corporate Communication PT Kereta Commuter line Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunnisa mengakui, saat ini gangguan tersebut belum sepenuhnya dapat diantisipasi, khususnya terkait persinyalan. Namun pihaknya menyerahkan persoalan tersebut kepada PT KAI.

"Kalau terkait persinyalan itu di bawah PT KAI Daop I," kata Eva saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eva menjelaskan, PT KCJ bertanggungjawab atas pengelolaan sarana KRL seperti gerbong kereta api dan sarana pembayaran. Saat ini, menurut Eva, gangguan KRL yang disebabkan oleh sarana sudah mulai berkurang, apalagi setelah PT KCJ menambah jumlah kereta.

Dia menjelaskan, selama ini PT KCJ selalu melakukan evaluasi terkait gangguan yang terjadi. Hasil evaluasi kemudian dijadikan masukan untuk mengantisipasi terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

"Paling sering memang gangguan persinyalan. Kalau gangguan sarana tidak terlalu banyak," ujarnya.

Dalam catatan detikcom, selama 3 bulan terakhir, setidaknya terjadi 13 kali gangguan KRL. Penyebabnya macam-macam seperti kereta anjlok, gangguan wesel, gangguan listrik, gangguan persinyalan, kerusakan gerbong, pemotongan relasi, gangguan dari kereta jarak jauh hingga terdampak atas kebakaran yang terjadi di luar rel.

Sejak Maret hingga pertengah Mei saat ini, gangguan paling sering terjadi pada Bulan Maret. Sementara penyebab gangguan paling sering adalah masalah persinyalan dan gangguan listrik.

(kff/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads