"Jadi, ada 7 kapal yang masuk ke Asahan, petugas lalu menuju ke sana dengan kapal patroli. Lalu mencoba menghentikannya. Setelah itu, massa menyerang petugas. Dan akhirnya yang berhasil kita kuasai satu kapal, enam kapal lainnya kabur," kata Kasi Penindakan dan Penyidikan, KPPBC Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung, M Firdaus saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2016).
Firdaus menyatakan, penyergapan itu bermula saat pihaknya mendapatkan informasi tentang adanya penyelundupan pakaian bekas dari Malaysia menuju Asahan pada Minggu (15/5). Mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung mengerahkan 3 kapal patroli menuju ke lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, petugas akhirnya dapat menangkap satu kapal yang dengan muatan 625 bal pakaian bekas. Selain itu, 21 orang di atas kapal tersebut berhasil diamankan. Sementara, 6 kapal lainnya berhasil kabur.
"Saat ini, kapal dan barang bukti berada di pangkalan patroli bea cukai kanwil Sumut di Belawan. Sedangkan dalam kejadian ini, petugas kita tidak ada yang terluka. Pemeriksaan awal, ke-21 orang itu merupakan warga Sumatera Utara," tutupnya. (try/try)










































